INDONEWS.ID

  • Rabu, 16/08/2023 17:38 WIB
  • Kemnaker Masih Kaji Soal Wacana WFH Respon Polusi Jakarta

  • Oleh :
    • Mancik
Kemnaker Masih Kaji Soal Wacana WFH Respon Polusi Jakarta

Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan pihaknya masih mengkaji terkait wacana penerapan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) seiring meningkatnya polusi udara di wilayah Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya.

"Kita masih mendiskusikan. Kita belum sampai pada kesimpulan, belum sampai apakah itu imbauannya menteri, atau imbauannya swasta sendiri, atau nanti pemerintah provinsi," ujar Ida kepada awak media setelah Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2023 di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu.

Ida menjelaskan polusi udara merupakan permasalahan bersama yang perlu diselesaikan, agar tidak semakin memburuk seiring meningkatnya mobilitas masyarakat setelah pandemi COVID-19.

"Tapi, saya kira memang itu masalah yang harus kita atasi. Pilihannya kan di antaranya WFH. Kita terus diskusikan," ujarnya.

Terkait dengan imbauan WFH tersebut, pihaknya juga masih mengkaji untuk memberikan imbauan dalam bentuk surat kepada perusahaan-perusahaan swasta.

"Kita belum sampai pada apakah mengimbau dalam bentuk surat. Tapi, itu menjadi wacana yang terus kita diskusikan. Tapi, harus dicarikan jalan keluar memang, jalan keluar bagaimana polusi ini tidak semakin buruk," ujar Ida.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam rapat di Istana Merdeka, Jakarta, pada 14 Agustus 2023, memberikan sejumlah instruksi kepada sejumlah menteri hingga gubernur untuk menangani permasalahan polusi udara di Jakarta.

Jokowi menjelaskan kualitas udara di DKI Jakarta sudah di angka 156 dengan keterangan tidak sehat, yang diakibatkan oleh kemarau panjang selama tiga bulan terakhir, pembuangan emisi dari transportasi, serta aktivitas industri di Jabodetabek terutama yang menggunakan batu bara pada sektor industri manufaktur.

"Saya memiliki beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian seluruh kementerian dan lembaga terkait. Yang pertama jangka pendek, secepatnya harus dilakukan intervensi yang bisa meningkatkan kualitas udara di Jabodetabek lebih baik," ujar Jokowi.

Baca juga : Tekan Polusi Jakarta: Regulasi Mutu Emisi Kendaraan Hingga Penindakan
Artikel Terkait
Tekan Polusi Jakarta: Regulasi Mutu Emisi Kendaraan Hingga Penindakan
KPK Diminta Usut Semua Pelaku Dugaan Korupsi di Kemnaker, Tak Terkecuali Muhaimin Iskandar
Kemnaker: UU Ciptaker Jamin Perlindungan dan Peningkatan Keterampilan Pekerja
Artikel Terkini
Dewan Pakar BPIP: Akademisi Bisa Buka Wacana Keselarasan Sistem Pilpres dengan Sila ke-4 Pancasila
Baznas RI Berikan Penghargaan Kepada Bupati Tanah Datar
HUT Basarnas ke 52, Kerja Keras, Cerdas, Ikhlas, dan Tuntas
Aksara Bricks, Cluster Gaya Eropa di Pasar Minggu
Ancaman Propaganda Pro-Khilafah: Dari Kajian Tertutup Hingga Pop-Culture
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas