INDONEWS.ID

  • Senin, 04/09/2023 19:14 WIB
  • Gusti Ega Putrawan, seorang Calon Legislatif (Caleg) di Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta 2

  • Oleh :
    • luska
Gusti Ega Putrawan, seorang Calon Legislatif (Caleg) di Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta 2

Jakarta, INDONEWS.ID - Gusti Ega Putrawan, seorang Calon Legislatif (Caleg) di Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta 2, mengambil langkah berani dalam upayanya untuk melayani dan memberikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat. Sebagai seorang individu muda yang dikenal sebagai penyanyi, produser, dan pebisnis, dia memperkenalkan inovasi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui teknologi.

Sebagai seorang Caleg Legislatif dari Partai Persatuan Pembangunan, Gusti Ega Putrawan memiliki visi kuat untuk membantu masyarakat dengan inovasi yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Dia memahami pentingnya hadir di tengah-tengah masyarakat setiap hari sebagai seorang wakil rakyat.

Baca juga : Gusti Ega Putrawan dan Ganjar Pranowo Blusukan, DNA yang Sama dalam Membawa Harapan

Dalam upayanya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, Gusti Ega Putrawan mempersembahkan aplikasi "Sahabat Mas Ega." Aplikasi ini merupakan langkah konkret untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama di Daerah Pemilihan yang mencakup Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri.

Aplikasi Sahabat Mas Ega dirancang untuk mengatasi berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk di antaranya kesehatan, pendidikan, serta sarana dan prasarana umum. Yang membuat aplikasi ini begitu inovatif adalah fokusnya pada pelayanan sosial, yang pertama kalinya diluncurkan di Indonesia.

Gusti Ega Putrawan berkomitmen untuk selalu mendengarkan aspirasi masyarakat melalui aplikasi ini selama 24 jam nonstop, sesuai dengan tanggung jawab seorang wakil rakyat.

Gusti Ega Putrawan dikenal melalui karya-karyanya di dunia seni, seperti album "Jangan Pernah Berhenti" pada tahun 2015 dan produksi film "Old Friend" pada tahun 2016. Namun, jangkauannya tidak terbatas hanya pada seni, dia juga terlibat dalam berbagai bidang bisnis.

Pada tahun 2022, Gusti Ega Putrawan mendapatkan kepercayaan sebagai staf khusus/tenaga ahli pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kesunanan Surakarta Hadiningrat juga memberikan pengakuan atas kontribusi dan dedikasinya kepada masyarakat dengan memberikan gelar kebangsawanan Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.) Gusti Ega Putrawan Yudhoningrat pada tahun 2021.

Aplikasi Sahabat Mas Ega dijadwalkan akan diluncurkan pada awal bulan September ini, dengan beberapa kanal yang akan segera tersedia, seperti "Daftar Qris," "Curhat Mas," "Lapor Pak," dan "Pasar Rakyat." Kanal "Daftar Qris" akan memberikan literasi kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tentang cara memasarkan produk secara digital, mendorong digitalisasi bisnis mereka.

Kanal "Curhat Mas" memungkinkan masyarakat untuk melaporkan keluhan mereka, dengan janji dari Gusti Ega Putrawan untuk memberikan respons pribadi dan menindaklanjuti keluhan tersebut bersama tim Sahabat Mas Ega.

Kanal "Pasar Rakyat" akan memberikan voucher diskon hingga 50% untuk harga-harga sembako (sembilan bahan pokok) guna meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di masa sulit seperti saat ini.

Gusti Ega Putrawan berharap bahwa inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi kader-kader partai lain untuk melakukan langkah serupa. Aplikasi Sahabat Mas Ega akan melibatkan beberapa tokoh masyarakat dalam acara peluncurannya, yang dijadwalkan akan berlangsung pada awal bulan September ini.

Dengan aplikasi ini, Gusti Ega Putrawan berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) yang ia wakili.

Artikel Terkait
Gusti Ega Putrawan dan Ganjar Pranowo Blusukan, DNA yang Sama dalam Membawa Harapan
Artikel Terkini
Dewan Pakar BPIP: Akademisi Bisa Buka Wacana Keselarasan Sistem Pilpres dengan Sila ke-4 Pancasila
Baznas RI Berikan Penghargaan Kepada Bupati Tanah Datar
HUT Basarnas ke 52, Kerja Keras, Cerdas, Ikhlas, dan Tuntas
Aksara Bricks, Cluster Gaya Eropa di Pasar Minggu
Ancaman Propaganda Pro-Khilafah: Dari Kajian Tertutup Hingga Pop-Culture
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas