INDONEWS.ID

  • Jum'at, 29/03/2024 18:19 WIB
  • Awarding Innovillage: Wujud Nyata Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri dalam Membangkitkan Talenta Digital Masa Depan

  • Oleh :
    • Rikard Djegadut
Awarding Innovillage: Wujud Nyata Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri dalam Membangkitkan Talenta Digital Masa Depan

BANDUNG, INDONEWS.ID - Bertempat di Auditorium Gedung Damar, Telkom University, Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (9/3/2024) lalu digelar puncak acara pemberian penghargaan kompetisi Sociopreneurship Innovillage 2023.

Event ini terselenggara atas kerjasama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Telkom University (Tel-U). Kegiatan ini menunjukkan komitmen Industri dan Perguruan Tinggi dalam mendukung inovasi sosial dan kewirausahaan di Indonesia.

Mengusung tema bertajuk `Building A Sustainable Future for Indonesia #DigitalUntukSemua`, Innovillage 2023 memberikan penghargaan kepada 16 tim mahasiswa terbaik dalam berbagai kategori. Di antaranya ketegori Stunting Reduction Solution, dan Zero Waste Solution.

Kemudian, ada kategori Carbon Neutral Solution, Disability Quality of Life Improvement Solution, Food Scarcity Problem Solution, Applied Technology Solution, SME Improvement Solution, Sustainability Scheme Solution dan Apresiasi Perguruan Tinggi.

Kompetisi Innovillage 2023 diikuti pendaftar sebanyak 2.783 mahasiswa, 508 dosen pendamping dengan total 818 proposal social project yang dihasilkan.

Mahasiswa berasal dari 146 perguruan tinggi yang tersebar di 30 provinsi seluruh Indonesia. Para peserta selanjutnya akan melewati tahapan penilaian dan Top 163 Social Project terpilih mendapatkan dana Implementasi dari Telkom Indonesia.

Kemudian hasil implementasi akan dinilai oleh para dewan juri dari perguruan tinggi berbagai bidang keilmuan dan industri sampai tahap online pitching untuk penentuan para juara.

Ketua Innovillage, Ahmad Tri Hanuranto menyampaikan bahwa selama proses implementasi berjalan (60 hari), setiap minggunya para peserta mendapatkan capacity building dari para ahli. Hal ini agar kemampuan peserta semakin berkembang dalam meningkatkan kualitas inovasi social project yang akan dihasilkan.

Pada tahap selanjutnya, berdasarkan hasil evaluasi dan monitoring implementasi social project di lapangan, terpilih Top 38 perserta untuk menuju awarding.

Para peserta Top 38 turut mendapatkan pelatihan dan pembinaan pada sesi bootcamp sebagai persiapan menghadapi online pitching yang melibatkan juri dari sektor pendidikan dan para praktisi profesional.

“Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program Innovillage tahun ini. Mudah-mudahan melalui program ini kita bisa menebarkan lebih banyak kebermanfaatan secara berekelanjutan,” ujar AT Hanuranto.

Direktur Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), Dodi Irawan, mengatakan bahwa keterlibatan Yayasan Pendidikan Telkom dalam kegitan ini menegaskan komitmen Telkom Group dalam mendukung pengembangan pendidikan dan inovasi di Indonesia.

Dengan memadukan sumber daya dan keahlian dari berbagai entitas dalam grup, Telkom University dapat menyediakan lingkungan yang mendukung bagi para mahasiswa dan peserta kompetisi untuk mengembangkan ide-ide inovatif mereka dengan potensi untuk memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.

“Selamat kepada para pemenang. Semoga apresiasi ini menjadi semangat berinovasi, tidak berpuas diri dan menjadi awal kontribusi yang dapat diberikan sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki. Semoga kita dapat terus menjadi bagian dari peradaban bangsa,” tutur Dodi.

Anugerah Innovillage ini dilaksanakan secara hybrid yang ikuti oleh pimpinan perguruan tinggi, telkom group, dewan juri dari berbagai kalangan, serta mahasiwa, dosen pendamping dan mitra peserta innovillage 2023, juga turut dimeriahkan oleh bintang tamu, Shanna Shannon.

Sementara itu, Senior General Manager Community Development Center Telkom, Hery Susanto menjelaskan Innovillage merupakan komitmen pengimplementasian ESG (Environmental, Social dan Governance) melalui program EXIST (ESG Existence for Sustainability by Telkom Indonesia) yang baru saja diresmikan beberapa waktu lalu.

Hal tersebut juga sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai upaya pemenuhan talenta digital perusahaan.

“Innovillage menjadi salah satu refleksi dari seluruh kontribusi Telkom Indonesia terhadap pencapaian SDGs. Saya ucapkan terima kasih kepada semua tim Innovillage atas kontribusinya dalam program Innovillage, bukan hanya cerita tapi dampaknya sangat luar biasa,” ungkap Hery.

Hal ini juga berkaitan dengan poin-poin Sustainable Development Goals (SDGs) yang mendorong kebermanfaatan sosial dan peningkatan ekonomi yang terukur serta berkelanjutan bagi masyarakat.

Tujuan utama dari Innovillage 2023 adalah membentuk lingkungan yang mendukung inovasi, pengembangan, serta transformasi berkelanjutan dari proyek-proyek sosial menjadi startup berbasis kewirausahaan sosial.

Dengan kolaborasi antara Telkom Indonesia, Yayasan Pendidikan Telkom melalui Telkom University dan Perguruan Tinggi se Indonesia acara ini dapat menyediakan platform yang tepat bagi para peserta untuk mengembangkan ide-ide mereka dan mengubahnya menjadi solusi yang tangguh dan berkelanjutan.

Dengan demikian, Innovillage tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk pembelajaran, kolaborasi, dan pertumbuhan bagi para inovator sosial di Indonesia.

Artikel Terkait
Artikel Terkini
Menko Airlangga: Hingga Juni 2024, KEK Berhasil Catatkan Realisasi Investasi Rp205,2 triliun dan Serap 132.227 Tenaga Kerja
Penghargaan Ke 5 Dari Seven Media Asia: Pemimpin Inspiratif Terbaik 2024
Plt. Sekjen Kemendagri Dorong 13 Provinsi Percepat Implementasi Program Bedah Jantung Terbuka
Mendagri Pacu Pemda di Jawa Barat Tingkatkan Pendapatan dan Optimalkan Penggunaan Anggaran
Indonesia dapat menjadi pemimpin dunia industri energi terbarukan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
vps.indonews.id