INDONEWS.ID

  • Sabtu, 01/06/2024 15:27 WIB
  • Pembina PP-PAUD Imbau Pengurus Lebih Perhatian terhadap Pendidikan Anak Usia Dini

  • Oleh :
    • luska
Pembina PP-PAUD Imbau Pengurus Lebih Perhatian terhadap Pendidikan Anak Usia Dini

Jakarta, INDONEWS.ID - Wakil Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sekaligus Pembina Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) Suhajar Diantoro mengimbau, para pengurus PP-PAUD lebih perhatian terhadap pendidikan anak usia dini. Terlebih saat ini kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih menekankan pada sumber daya manusia (SDM), sehingga pendidikan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

“Karena itu Bapak Presiden menekankan bagaimana ke depan kekuatan kita berarah kepada meningkatkan SDM,” terang Suhajar saat Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 PP-PAUD Tahun 2024 di Ballroom Cendana, Hotel Aston Kartika Grogol, Jakarta, Sabtu (1/6/2024).

Baca juga : Plt. Sekjen Kemendagri Dorong 13 Provinsi Percepat Implementasi Program Bedah Jantung Terbuka

Dia menjelaskan, PP-PAUD harus memperhatikan sebaran anak usia dini di masing-masing daerah ketika menyusun program. Dirinya menyebutkan lima provinsi dengan jumlah anak usia dini terbanyak berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023. Provinsi itu di antaranya Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Oleh karena itu kelima pengurus PAUD provinsi ini harus mempunyai perhatian lebih, berdasarkan basis data ini yang diambil dari statistik (Badan Pusat Statistik),” ujarnya.

Baca juga : BSKDN Kemendagri Perkuat Dukungan Data untuk Program Nasional Lingkungan Hidup dan Ketahanan Bencana

Dia menegaskan, upaya meningkatkan pendidikan anak usia dini dibutuhkan mengingat pada 2023 hanya 27,38 persen anak usia dini yang pernah mengikuti pendidikan prasekolah. Komposisisi tersebut tidak jauh berbeda baik di kawasan perkotaan maupun perdesaan.

Dirinya mengimbau para Ketua PP-PAUD baik di provinsi maupun kabupaten/kota agar dapat melihat kelemahan-kelemahan PAUD dan memahami cara meningkatkannya. Apalagi Ketua PP-PAUD merupakan istri Sekretaris Daerah (Sekda) sehingga komunikasi dengan pemerintah lebih mudah terbangun.

Baca juga : Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Kemendagri dan BNPP Catatkan Prestasi 10 Tahun Berturut-turut

Menurutnya, pemerintah perlu berterima kasih kepada para pengurus PP-PAUD yang telah membantu dalam mendukung pendidikan bagi anak usia dini. Karena itu, pemerintah perlu memberikan dukungan kepada PP-PAUD, sehingga semakin banyak anak usia dini yang mendapatkan pendidikan.

“Kita semua tahu di masa perkembangan anak usia dini ini adalah saat-saat emas mereka bertumbuh, nah sekarang ini tersentuh oleh Bapak/Ibu semua,” jelasnya.

 

Artikel Terkait
Plt. Sekjen Kemendagri Dorong 13 Provinsi Percepat Implementasi Program Bedah Jantung Terbuka
BSKDN Kemendagri Perkuat Dukungan Data untuk Program Nasional Lingkungan Hidup dan Ketahanan Bencana
Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Kemendagri dan BNPP Catatkan Prestasi 10 Tahun Berturut-turut
Artikel Terkini
Menko Airlangga: Hingga Juni 2024, KEK Berhasil Catatkan Realisasi Investasi Rp205,2 triliun dan Serap 132.227 Tenaga Kerja
Penghargaan Ke 5 Dari Seven Media Asia: Pemimpin Inspiratif Terbaik 2024
Plt. Sekjen Kemendagri Dorong 13 Provinsi Percepat Implementasi Program Bedah Jantung Terbuka
Mendagri Pacu Pemda di Jawa Barat Tingkatkan Pendapatan dan Optimalkan Penggunaan Anggaran
Indonesia dapat menjadi pemimpin dunia industri energi terbarukan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
vps.indonews.id