Kemenangan Dramatis MU atas Manchester City Menyakitkan bagi Guardiola
Manchester United (MU) mencatatkan kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Manchester City di Etihad Stadium, Senin (16/12/2024).
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID--Manchester United (MU) mencatatkan kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Manchester City di Etihad Stadium, Senin (16/12/2024).
Dalam laga lanjutan pekan ke-16 Liga Inggris itu, pasukan Setan Merah berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak 2 gol di waktu akhir pertandingan.
Sebelumnya, tim besutan Ruben Amorim tersebut tertinggal 1-0. Kemenangan di waktu dramatis membuat nasib pelatih Pep Guardiola kini terancam dipecat.
Awalnya Manchester City bermain apik dan sukses menjebol gawang MU melalui gol Josko Gvardiol, menit ke-36.
Namun di penghujung waktu normal, Manchester City melakukan pelanggaran yang berjumlah penalti di menit 88. Bruno Fernandes yang menjadi eksekutor berhasil menyamakan kedudukan.
Pada menit 90, giliran Amad Diallo yang mencetak gol melalui aksi individunya. MU mengunci kemenangan comeback skor 1-2 di Etihad Stadium.
Atas hasil itu, Ruben Amorim mengatakan bahwa Man United pantas mendapatkan kemenangan. Sebab skuadnya telah berjuang sepanjang pertandingan hingga terbayar lunas dengan dua gol yang terjadi.
Ruben Amorim mengakui bahwa kemenangan timnya diwarnai sebuah keajaiban ketika memasuki fergie time atau menit dramatis dalam sebuah pertandingan.
"Kami layak memenangkan pertandingan. Ini laga yang ketat, tapi saya yakin bisa mencetak gol hingga akhir 90 menit," kata Ruben dilansir laman klub.
"Saya juga percaya ketika `Fergie time` dan kita memberikan semua usaha bersama maka sesuatu yang luar biasa terjadi. Ini adalah hari yang baik untuk kita," tandasnya.
Atas hasil kemenangan ini, Man United berhak bertengger di posisi 13 klasemen, tak begitu jauh dari koleksi angka tim papan atas saat ini.
Sementara bagi Man City kekalahan kali ini menambah rekor buruk dalam 11 laga terakhir di seluruh kompetisi.
Tercatat, tim besutan Pep Guardiola hanya satu kali menang, dua imbang, dan sisanya mengantongi kekalahan.
Khusus di Liga Inggris 2024-2025, Manchester City hanya mendapatkan satu menang, satu imbang dan lima kalah dalam tujuh laga terkini.
Akibatnya Manchester City pelan-pelan mulai tercecer dalam perburuan gelar juara Liga Inggris 2024-2025.
Manchester City kini tertahan di posisi lima dengan 27 angka, terpaut sembilan poin dari Liverpool di puncak klasemen.
Di Liga Champions 2024-2025, posisi Manchester City juga tidak menguntungkan. Hingga menyisakan dua pertandingan di fase grup, Manchester City duduk di posisi 22 dengan delapan angka.
“Kami tidak bisa terus-terusan kalah. Mungkin karena apa yang telah kami lakukan di masa lalu, orang-orang menilai saya takkan dipecat. Namun, saya dinilai setiap hari oleh manajemen,” kata Pep Guardiola.