Halal bi Halal SMA 3, Ketua Angkatan 76: Pererat Silaturahmi Ukir Kenangan
Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews
Jakarta, INDONEWS.ID - Almuni SMA 3 Jakarta angkatan 76 mengadakan halal bi halal di sebuah hotel di kawasan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, hadir 117 alumni dari 179 anggota yang ada. Menurut Ketua Angkatan 76, halal bi halal ini merupakan kegiatan rutin angkatannya, dan sekaligus mempererat tali silaturahmi para alumni 376 dan mengukir kenangan.
Acara tersebut memang selalu diadakan alumni SMA 3 Jakarta angkatan 76, bahkan acara ini merupakan agenda tetap alumni SMA Teladan yang berkode 376. Hampir seluruh anggota meramaikan halal bi halal tersebut diantaranya, ketua alumni 76 Winni, ketua panitia Gayanto, Asri Hadi Pemred indonews.id yang juga alumni SMA 3 angkatan 76.
Ketua angkatan 76, Winni mengatakan, meski sudah lebih 45 tahun angkatan 76 masih saling berhubungan, karena mereka menjalin komunikasi melalui medsos maupun kwgiatan rutin yang mereka adakan. Maka, saat halal bi halal digelar semua anggota angkatan 76 tahu dan mendukung acara tersebut.
"Selain halal bi halal, kita juga aktif mengadakan pertemuan jumlah peserta terus bertambah, alumni mengajak alumni yang belum pernah hadir. Setiap ada kegiatan cara tersebut dilakukan, sehingga makin banyak alumni 76 yang ikut kegiatan angkatan 76", ujarnya.
Lebih dari separuh angkatan 76 hadir di halal bi halal, karena masing-masing alumni mengingatkan teman sekelas, teman dekat atau sebangku semasa di SMA 3. Dengan cara itu maka tercatat ada 119 alumni yang menyatakan siap hadir, selain undangan melalui medsos, pihaknya juga jemput bola mendatangi mereka satu per satu untuk mengikuti halal bi halal.
Adapun kegiatan di halal bi halal tersebut menurutnya, kegiatan diisi dengan penampilan band angkatan 76, line dance, olahraga, dan kegiatan lain untuk menambah motivasi para anggota yang sudah berusia diatas 60 tahun.
"Semua pengisi acara adalah alumni SMA 3 yang punya keahlian di bidangnya, seperti pemain band mereka itu pemusik dan pencipta lagu. Lalu line dance, mereka adalah instruktur tari atau dance, begitu juga cabang olahraga adalah almuni yang sudah menjadi pelatih", ujarnya.
Adanya halal bi halal angkatan 76, ia berharap dengan berjumpa dengan kawan semasa SMA bisa memberikan motivasi yang mempengaruhi hal postif seperti kesehatan sehingga semua angkatan 76 berusia panjang.
Sementara ketua panitia, Gayanto mengatakan, mengumpulkan alumni yang sudah puluhan tahun tak berkumpul, pihaknya mengundangnya melalui aplikasi whatsapp dengan cara dihubungi satu per satu. Mereka ditanya apakah bersedia hadir di halal bi halal angkatan 76, dan hampir sebagian besar bersedia hadir.
"Hampir seluruh alumni yang hadir berdomisili di Jakarta atau daerah penyanggah ibukota, sementara yang tinggal di luar Jawa dan luar negeri tak sempat hadir namun memberikan dukungan atas kegiatan ini", ungkapnya.
Menurutnya, keakraban anggkatan 76 ini tak putus karena masing-masing saling berkomunikasi, dan ini juga berkat ketua angkatan 76 yang selalu aktif berkomunikasi melalui grup WA. Itulah kenapa angkatan 76 tetap solid meski sudah lebih dari 45 tahun.
Kegiatan angkatan 76 tak hanya setahun sekali, halal bi halal setelah Idul Fitri namun banyak kegiatan yang kian mempererat silaturahmi mereka. Setiap tahun angkatan 76 mengadakan tur bersama, rencananya tahun ini mereka akan berkunjung ke kota Cirebon.
Angakatan 76 profesinya beraneka ragam, menurutnya, memang tidak ada tokoh nasional di angkatan 76, kebanyakan adalah profesional-profesional di aneka bidang, dan tak ada yang ditokohkan di angakatan 76. Namun ada sosok yang dinilai layak sebagai ikonnya angkatan 76 yaitu Asri Hadi.
Alasan Gayanto menilai Pemred indonews.id layak ditokohkan, karena sosoknya yang supel mudah bergaul dan begitu peduli dengan kawan seangkatan."Contohnya halal bi halal ini, Asri bersama ketua angkatan, orang yang rajin mengajak para alumni 76 ikut halal bi halal", tambahnya.
Baik Gayanto maupun Winni berharap, angkatan 76 tetap kompak seperti tema halal bi halal tahun 2025, 'kami tetap bersatu sampai akhir waktu', sampai kita satu persatu meninggalkan alumni. Mereka akan terus meninggalkan kenangan berjuta-juta, dan saat kita meninggal kenangan itu terus ada.