Trofi Pemain Muda Terbaik Liga Champions Harusnya Milik Lamine Yamal, Bukan Desire Doue
Helatan akbar UEFA Champions League (UCL) atau Liga Champions usai pada Minggu (1/6/2025). Laga final UCL antara PSG kontra Inter Milan berakhir dengan kemenangan telak PSG 5-0 atas Inter.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID- Helatan akbar UEFA Champions League (UCL) atau Liga Champions usai pada Minggu (1/6/2025). Laga final UCL antara PSG kontra Inter Milan berakhir dengan kemenangan telak PSG 5-0 atas Inter.
Paris Saint-Germain (PSG) meraih trofi bergengsi itu usai menghajar tanpa ampun wakil Serie A Italia dengan 5 gol tanpa balas.
Tidak hanya itu, penyerang PSG Ousmane Dembele terpilih sebagai pemain terbaik. Selanjutnya, Desire Doue meraih penghargaan sebagai Pemain Muda Terbaik Liga Champions 2024-2025.
Penghargaan ini pun mengejutkan karena sejatinya yang pantas menerima penghargaan muda terbaik adalah Lamine Yamal.
Dari 13 laga yang dimainkan, Lamine Yamal mampu mencetak 5 gol dan 3 assist di helatan UCL. Atau jika ditambah dengan piala domestik lain, maka main Lamine Yamal sebanyak 52 kali dengan 17 gol, 19 assist.
Sementara Desire Doue, dari 16 laga mencetak 5 gol dan 3 assist. Jika ditambah dengan prestasi domestik, dari total 54 laga yang dimainkan, Desire mencetak 15 gol dan 9 assist.
Jadi, jumlah laga yang dimainkan Yamal lebih sedikit tapi cetak gol dan assist lebih banyak jika dibandingkan dengan Desire Doue.
Hanya bedanya, Desire mengakhiri UCL dengannya sukses mengangkat trofi. Dan laga final kontra Inter Milan menjadi panggung pertunjukan bagi Desire Doue.
Pada laga final, remaja berusia 19 tahun itu mencetak dua gol dan satu assist. Kontribusi besar Doue menghasilkan kemenangan 5-0 buat PSG.
Doue menginspirasi lahirnya gol membidani gol pertama PSG pada menit ke-13 lewat Achraf Hakim. Ini berawal dari aksi Desire di sisi kiri kotak penalti.
Dia mengirimkan bola ke depan gawang dan kemudian dituntaskan oleh Achraf Hakimi. Desire menghancurkan Inter Milan dengan membukukan 2 gol.
Performa fantastis ini membuat UEFA memilih dia terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik Liga Champions musim ini.
"Doue tampil gemilang musim ini. Dia tampil luar biasa dalam fase gugur, mencapai final dan tampil gemilang, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik pada Sabtu malam dan menjadi pemain muda pertama yang mencetak dua gol di final," demikian pernyataan UEFA.
"Senang rasanya memiliki panutan yang dapat mendorong pemain muda lain untuk bersinar di masa depan," lanjut pengumuman federasi sepak bola Eropa.
Keputusan ini pun mengejutkan Desire karena tidak pernah menyangka jika mendapat penghargaan sebagai pemain muda terbaik.
"Saya tak percaya dengan apa yang terjadi malam ini. Kami mencetak sejarah bagi klub, di sepak bola Prancis, dan sepak bola Eropa. Saya masih harus menyadari bahwa kami memenangi Liga Champions dan mengukir sejarah untuk klub ini, " ucap Doue usai membantu PSG menjuarai Liga Champions.