indonews

indonews.id

Investor Kripto Ukraina Ditemukan Tewas di Lamborghini, Diduga Bunuh Diri Usai Kehilangan Rp 496 Miliar

Investor Kripto Ukraina Ditemukan Tewas di Lamborghini, Diduga Bunuh Diri Usai Kehilangan Rp 496 Miliar

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Investor kripto ternama asal Ukraina, Konstantin Galish (32), ditemukan tewas di dalam mobil Lamborghini miliknya di distrik Obolon, Kyiv, pada Sabtu (11/10/2025). Pria yang dikenal luas dengan nama Kostya Kudo itu merupakan salah satu tokoh berpengaruh dalam komunitas aset digital di Ukraina.

Menurut laporan Financial Express, Minggu (12/10/2025), polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian Galish. Namun, sejumlah sumber menyebut dugaan kuat bahwa ia meninggal akibat bunuh diri.

Sebelum kematiannya, Galish dilaporkan kehilangan sekitar 30 juta dollar AS atau sekitar Rp 496 miliar dari dana investor yang dipercayakan kepadanya. Kerugian besar itu dikaitkan dengan pengelolaan portofolio aset digital yang ia kelola.

Kematian Galish juga terjadi hanya beberapa jam setelah pasar kripto global mengalami kejatuhan tajam pada Jumat (10/10/2025). Harga Bitcoin, Ethereum, dan sejumlah aset digital utama turun drastis setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif impor hingga 100 persen untuk perangkat lunak penting asal China. Kebijakan tersebut menjadikan total tarif impor China menjadi 130 persen, dari sebelumnya 30 persen.

Trump menyebut langkah itu sebagai respons atas sikap agresif Beijing dalam ekspor mineral tanah jarang yang dianggap strategis bagi industri teknologi AS. Kebijakan itu dijadwalkan berlaku mulai 1 November 2025 atau lebih cepat.

Pengumuman tersebut memicu guncangan pasar keuangan global, termasuk ekosistem kripto. Penurunan yang terjadi disebut sebagai salah satu yang terburuk dalam beberapa bulan terakhir, memicu aksi jual besar-besaran dan penurunan kepercayaan investor.

Galish adalah pendiri dan CEO akademi perdagangan aset digital Cryptology Key. Akademi tersebut dikenal luas di kalangan investor kripto dan menawarkan pelatihan strategi investasi digital. Kanal YouTube-nya memiliki lebih dari 97.000 pelanggan, sementara akun Instagram-nya diikuti lebih dari 100.000 pengguna.

Di luar reputasinya sebagai edukator kripto, Galish kerap menjadi sorotan karena gaya hidup glamor. Ia diketahui memiliki sederet mobil mewah, termasuk Lamborghini Urus 2020, Ferrari 296 GTB 2023, dan Mercedes-Benz 220 CDI 2012.

Kematian Galish menimbulkan duka di komunitas kripto Ukraina dan menjadi sorotan dunia finansial digital, terlebih di tengah gejolak pasar yang masih berlangsung.*

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas