indonews

indonews.id

Cak Imin: Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Nasional

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Salah satunya melalui program Permodalan Nasional Madani (PNM) yang telah menjangkau jutaan perempuan di seluruh Indonesia.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Salah satunya melalui program Permodalan Nasional Madani (PNM) yang telah menjangkau jutaan perempuan di seluruh Indonesia.

“Bahkan, jutaan perempuan masuk dalam program PNM. Kita akan fokus agar ekonomi perempuan ini naik kelas,” ujar Cak Imin di kantornya, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, pemerintah kini berfokus pada dua hal utama, yakni mendorong pelaku UMKM perempuan naik kelas dan mengembangkan produk-produk berbasis sehat agar lebih berdaya saing di pasar.

“Mendorong pelaku UMKM perempuan naik kelas, itu pertama. Yang kedua, mendorong pelaku UMKM dengan produk sehat. Mayoritas kita masih berbagai macam, tapi kita ingin fokus pada pelaku bisnis perempuan yang berbasis sehat,” jelasnya.

Cak Imin menjelaskan, peran perempuan di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sangat signifikan dalam menopang ekonomi nasional. Sektor UMKM sendiri berkontribusi sekitar 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dengan sekitar 60 persen pelakunya adalah perempuan.

“Kontribusi ini harus nyata dan terus kita tumbuhkan. Salah satunya dengan mendukung jenis usaha dan produk-produk yang berkembang di masyarakat,” kata Cak Imin.

Fokus Pemberdayaan dari Desa

Lebih lanjut, Cak Imin menyampaikan bahwa pemerintah juga akan memperkuat pemberdayaan perempuan di wilayah pedesaan sebagai bagian dari strategi besar peningkatan kesejahteraan nasional.

“Kami bersama Menteri PPPA bersepakat untuk membangun dari desa. Pemberdayaan perempuan desa akan menjadi lokus strategis yang menyinergikan semua lembaga dan sektor,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa seluruh sektor — baik pemerintah, swasta, maupun lembaga masyarakat — harus berperan aktif dalam memperkuat ekonomi perempuan desa.

“Sektor-sektor semua kita harapkan menjadi bagian integral dari pemberdayaan perempuan desa, terutama di sektor ekonomi,” tambahnya.

Cak Imin menutup dengan menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga merupakan pintu masuk untuk mengatasi berbagai tantangan sosial dan pembangunan di Indonesia.

“Dalam semua aspeknya, pemberdayaan perempuan juga menjadi pintu kita untuk mengatasi berbagai persoalan, hambatan, dan tantangan yang dihadapi masyarakat dan bangsa,” tutupnya.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas