JKI-GKPR Gelar Bakti Sosial Natal untuk Komunitas ODGJ: "Kami Hadir Mengasihi Secara Nyata"
JKI-GKPR Gelar Bakti Sosial Natal untuk Komunitas ODGJ: “Kami Hadir Mengasihi Secara Nyata”
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Menjelang perayaan Natal 2025, JKI-GKPR (Gereja Kesadaran Peperangan Rohani) yang berada di bawah Sinode Jemaat Kristen Indonesia (JKI) kembali menunaikan pelayanan sosial melalui Bakti Sosial Natal bertajuk “Sukacita bagi Dunia yang Gelap”. Kegiatan ini digelar khusus bagi komunitas Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Yayasan Doa Embun Kasih (YADEKI), Jatibening, Kota Bekasi, pada Sabtu (29/11/2025).
Komunitas ODGJ yang kerap dipandang sebelah mata justru ditempatkan sebagai pribadi-pribadi yang berharga dan dikasihi oleh JKI-GKPR. Dalam sambutannya, Pembina JKI-GKPR, Hengky Jita, menegaskan bahwa kehadiran gereja bukan sekadar formalitas ibadah, melainkan wujud kasih yang nyata.
“Gereja hadir tidak sekedar formalitas untuk berkhotbah, namun kami hadir untuk mengasihi secara nyata. Kami selalu memberikan kesempatan kepada keluarga besar JKI-GKPR untuk menjadi relawan melakukan bakti sosial tali asih kepada komunitas yang membutuhkan,” ujar Hengky Jita.
Ia berharap bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi warga binaan Yayasan Doa Embun Kasih, sekaligus menjadi dukungan moral dan spiritual melalui perjumpaan kasih, doa, dan perhatian yang tulus. “Bagi jemaat GKPR, ini menjadi pembelajaran nyata tentang arti mengasihi tanpa membeda-bedakan,” tambahnya.
Hengky juga mengungkapkan bahwa kontribusi jemaat JKI-GKPR dalam setiap agenda bakti sosial sangat besar, baik secara moril, materil, maupun bantuan kebutuhan pokok harian bagi masyarakat yang membutuhkan. Bakti sosial di YADEKI ini menjadi kegiatan kelima sekaligus yang terakhir di tahun 2025 menjelang puncak perayaan Natal.
“Setiap bulan kami minimal melakukan satu kali bakti sosial dengan sasaran komunitas yang berbeda. Kali ini kami melayani komunitas ODGJ dengan sepenuh hati,” tuturnya.
Rangkaian Kegiatan: Ibadah, Bantuan, dan Pendampingan
Kegiatan berlangsung khidmat, diawali dengan ibadah singkat dan penguatan rohani. Setelah itu, tim JKI-GKPR menyerahkan bantuan kebutuhan sehari-hari berupa sembako, makanan siap saji, perlengkapan kebersihan dan sanitasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan interaksi kasih dan pendampingan kepada komunitas ODGJ, antara lain melalui: Pendekatan personal dengan penuh hormat dan empati; mendengarkan cerita dan keluh kesah; menciptakan suasana aman dan diterima, memberi semangat dan penghargaan kepada seluruh pengurus serta pengasuh yang setia menjaga para ODGJ setiap hari.
Ketua Yayasan Doa Embun Kasih, Maria K. Liunesi, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim JKI-GKPR atas pelayanan kasih yang dibawa bagi para penghuni yayasan.
“Di sinilah peperangan rohani yang kami lalui, kebanggaan kami serta kebahagiaan kami beserta anak-anak Raja. Disebut anak-anak Raja karena dengan adanya mereka di sini, kami pun diberkati, dan bapak-ibu juga terberkati,” ujar Maria.
Ia menuturkan bahwa pelayanan terhadap ODGJ di yayasan tersebut telah berlangsung sejak tahun 2001, melanjutkan pelayanan orang tuanya yang sudah dimulai sejak 1995. “Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas kunjungan JKI-GKPR, kiranya menjadi berkat bagi kita semua,” tambahnya.
Program Rutin Menyambut Natal
Rangkaian Bakti Sosial Natal “Sukacita bagi Dunia yang Gelap” tahun 2025 ini diketuai oleh Yanuar Telaumbanua. Ia menjelaskan bahwa bakti sosial tersebut merupakan agenda rutin tahunan JKI-GKPR dalam menyambut perayaan Natal.
“Tahun 2025 ini kami adakan di lima lokasi berbeda, dimulai pada bulan September lalu di panti asuhan Pondok Kasih Agape, Jakarta Utara, dan diakhiri pada 29 November ini di Yayasan Doa Embun Kasih, Jatibening, Kota Bekasi,” jelas Yanuar.
Menurutnya, antusiasme jemaat JKI-GKPR sangat besar untuk terlibat sebagai relawan dalam memberi pelayanan kasih kepada mereka yang belum beruntung. Puncak dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah Perayaan Malam Natal yang akan diselenggarakan pada 24 Desember 2025 di PIK 2, Jakarta Utara.
“Prinsip kami yaitu JKI-GKPR adalah prajurit Kristus untuk melayani sesama yang membutuhkan, demi kemuliaan nama Tuhan,” tegas Yanuar Telaumbanua.