Anggota DPR RI Apresiasi Ketangguhan Ibu Nasabah Mekaar di PKU Akbar PNM Lampung
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, mengapresiasi ketangguhan para ibu nasabah PNM Mekaar yang mampu menjadi penopang ekonomi keluarga di tengah keterbatasan. Apresiasi tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan PKU (Pengembangan Kapasitas Usaha) Akbar Lampung yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Sabtu, 17 Januari 2026.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, mengapresiasi ketangguhan para ibu nasabah PNM Mekaar yang mampu menjadi penopang ekonomi keluarga di tengah keterbatasan. Apresiasi tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan PKU (Pengembangan Kapasitas Usaha) Akbar Lampung yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Sabtu, 17 Januari 2026.
Menurut Putri, peran perempuan, khususnya para ibu, sangat vital dalam menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga. “Saya bangga dengan ibu-ibu. Ibu adalah sosok yang hebat. Tidak hanya mengurus anak dan suami, tetapi ibu-ibu juga mampu menjadi penopang ekonomi keluarga,” ujarnya.
PKU Akbar Lampung menjadi ajang pemberdayaan sekaligus ruang bertemunya kisah-kisah inspiratif perempuan pengusaha ultra mikro. Salah satunya datang dari Sri Wahyuningsih, nasabah PNM Mekaar Lampung, yang mencerminkan perjuangan banyak perempuan prasejahtera dalam menghadapi keterbatasan ekonomi.
Empat tahun lalu, Sri masih berjuang sebagai ibu rumah tangga dalam kondisi serba kekurangan. Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, satu butir telur harus dibagi tiga untuk keluarganya. Ia kerap dihadapkan pada pilihan sulit antara membayar biaya sekolah anak atau makan pada hari itu.
Berbekal tekad kuat, Sri memulai usaha basreng dari dapur rumah dengan peralatan sederhana. Modal kecil tidak menyurutkan langkahnya. Sejak bergabung sebagai nasabah PNM Mekaar, usahanya perlahan berkembang dan memberikan perubahan nyata bagi keluarganya. Kini, anak Sri dapat mengenyam pendidikan hingga SMA dan turut membantu berjualan, belajar arti kerja keras sejak dini.
“Dulu hidup kami susah. Anak saya pernah tidak ikut ujian karena belum bisa bayar. Tapi setelah bertemu PNM, pelan-pelan semua terangkat,” kata Sri.
Kegiatan PKU Akbar Lampung diikuti sekitar 500 nasabah PNM Mekaar. Berbagai program dihadirkan, mulai dari coaching clinic cooking class, coaching clinic handicraft, hingga layanan cek kesehatan gratis. Pendampingan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga kualitas hidup para nasabah.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa pendampingan merupakan kunci dalam proses pemberdayaan. Menurutnya, PNM tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga hadir menemani perjuangan para ibu agar terus tumbuh dan berdaya.
Melalui PKU Akbar Lampung, PNM menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para perempuan pengusaha ultra mikro dalam membangun usaha, memperkuat ekonomi keluarga, dan menciptakan masa depan yang lebih baik.