Prabowo Jadi Superhero, Satu-satunya Harapan Dunia Redam Perang Sengit Timur Tengah Iran Vs Israel
Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan aktif meredam eskalasi konflik di Timur Tengah menyusul konfirmasi serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Bahkan, Prabowo menyatakan bersedia bertolak langsung ke Teheran guna memfasilitasi dialog damai apabila disetujui kedua belah pihak.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan aktif meredam eskalasi konflik di Timur Tengah menyusul konfirmasi serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Bahkan, Prabowo menyatakan bersedia bertolak langsung ke Teheran guna memfasilitasi dialog damai apabila disetujui kedua belah pihak.
Melalui pernyataan resmi yang disampaikan akun X Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (@Kemlu_RI) pada Sabtu (28/2), ditegaskan bahwa Indonesia siap menjadi fasilitator dialog.
“Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” demikian pernyataan tersebut.
Pemerintah Indonesia juga menyesalkan gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang berdampak pada meningkatnya eskalasi militer di kawasan. Ketegangan yang terus memanas dinilai berpotensi mengganggu stabilitas regional serta mengancam perdamaian dan keamanan global.
Indonesia pun menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri serta mengedepankan jalur dialog dan diplomasi. Pemerintah kembali menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta penyelesaian konflik melalui cara-cara damai.
Di tengah situasi yang belum kondusif, pemerintah turut mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak agar tetap tenang dan waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan perwakilan RI terdekat.
Serangan dan Balasan Memanas
Ketegangan meningkat setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan gabungan ke sejumlah kota di Iran pada Sabtu pagi waktu setempat. Presiden AS Donald Trump menyatakan dukungan penuh terhadap serangan tersebut dan berjanji akan menghancurkan kekuatan angkatan laut serta situs rudal Iran.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim serangan tersebut bertujuan untuk “menghilangkan ancaman eksistensial”.
Iran tidak tinggal diam. Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dilaporkan meluncurkan serangan balasan terhadap empat pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah pada hari yang sama.
Berdasarkan laporan media pemerintah Iran yang dikutip dari CNN, rentetan rudal IRGC menargetkan sejumlah titik strategis, yakni Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Al Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab, serta Markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain.
Langkah cepat Indonesia melalui diplomasi aktif Presiden Prabowo dinilai menjadi salah satu harapan dunia untuk mencegah konflik meluas dan mengembalikan stabilitas di kawasan Timur Tengah.