Bologna Menang Tipis 0-1 di Kandang Pisa Berkat Gol Telat Jens Odgaard
Duel sengit Bologna versus Pisa pada pekan 27 lanjut Serie-A tersaji di Arena Garibaldi – Stadio Romeo Anconetani, Pisa, Selasa (3/3) dini hari WIB.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID- Duel sengit Bologna versus Pisa pada pekan 27 lanjut Serie-A tersaji di Arena Garibaldi – Stadio Romeo Anconetani, Pisa, Selasa (3/3) dini hari WIB.
Duel ini nyaris berakhir imbang tanpa gol jika saja Jens Odgaard tidak mencetak gol di pengunjung waktu.
Gol pemain 26 tahun asal Denmark itu pada menit 90 membuat tim pulang tiga poin.
Kemenangan 0-1 membawa Bologna ke peringkat 8 dengan mengoleksi 39 poin, selisih 7 poin dengan Atalanta di peringkat 7.
Sementara Pisa, kekalahan ini membuat mereka masih terbenam di peringkat 19 klasemen dengan 30 poin, selisih 3 poin dari Genoa di peringkat dasar 20 dengan 27 poin.
Dengan kemenangan ini, Bologna mencatatkan kemenangan kelima secara beruntun di semua kompetisi.
Di balik kemenangan dramatis tersebut, pelatih Vincenzo Italiano memberikan pembelaan terhadap pahlawan kemenangan timnya, Jens Odgaard.
Kemenangan ini juga menjadi kemenangan ketiga berturut-turut di ajang Serie A.
Dengan demikian, I Rossoblu kini menemukan kembali bentuk permainan terbaik mereka, setelah sempat terpuruk di awal tahun 2026.
Meski hanya meraih kemenangan 0-1 berkat pemain pengganti Jens Odgaard, Italiano mengaku puas dengan performa anak asuhnya.
Dalam konferensi pers pasca pertandingan, ia memuji penampilan timnya di paruh pertama laga.
"Babak pertama kami sangat luar biasa, dan Santiago Castro memiliki dua peluang besar di mana seharusnya kami bisa mencetak gol," ujar Italiano.
Sang juru taktik mengakui kalau pasukannya sempat mengalami kelelahan. Meski demikian, mereka mampu menjaga konsistensi hingga menit akhir.
"Setelah turun minum, kelelahan tidak bisa dihindari, tetapi kami juga tahu bahwa semua tim dipaksa bekerja keras untuk meraih hasil di sini."
"Perjalanan masih panjang, namun kami memegang teguh kemenangan ini dan ingin terus melanjutkan jalur ini," imbuh dia.
Di momen yang sama, pelatih juga menyampaikan pembelaannya terkait masa depan Jens Odgaard.
Sebelumnya, santer beredar kabar, pemain asal Denmark itu mulai terlupakan dan tidak lagi menjadi pilihan utama di skuad besutan Italiano.
Ini memicu spekulasi mengenai masa depannya di klub. Namun, Italiano dengan tegas menepis anggapan tersebut.
"Odgaard membuktikan sekali lagi betapa menentukan dirinya di posisi tersebut. Dia tahu bahwa ketika dipanggil, dia harus memberikan kontribusinya," ujarnya.
"Saya tentu tidak melupakannya, kami hanya perlu memberinya sedikit waktu istirahat," tegasnya.
Italiano juga menambahkan bahwa rotasi pemain menjadi kunci di tengah jadwal yang sangat padat.
Ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap beban kerja Santiago Castro yang tinggi dan potensi risiko cedera.