Alamak! Real Madrid Tumbang 0-1 Dihajar Getafe di Santiago Bernabeu
Real Madrid harus menerima kenyataan pahit kalah di kandang sendiri saat menjamu Getafe pada pekan ke-26 lanjutan La Liga 2025-2026.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID-- Real Madrid harus menerima kenyataan pahit kalah di kandang sendiri saat menjamu Getafe pada pekan ke-26 lanjutan La Liga 2025-2026.
Pada laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Selasa (3/3) kick off jam 03.00 WIB, tuan rumah Los Blancos kalah tipis 0-1 lawan Getafe.
Kemenangan ini mengejutkan jagad sepak bola. Pasalnya, secara hitungan di atas kertas, Madrid lebih unggul dibanding Getafe.
Dari lima pertemuan terakhir head to head sebelumnya, Madrid selalu menang.
Sebelum duel dengan Getafe, Madrid memiliki v modal kemenangan 2-1 atas Benfica 2-1 di Liga Champions.
Sementara Getafe, mereka datang ke Santiago Bernabeu dengan modal minor kekalahan 2-1 lawan Osasuna pada laga pekan 25.
Dengan kekalahan di pekan 26 ini, Madrid menjauh 4 poin dari Barca di peringkat pertama.
Kemenangan ini tidak hanya membuat Getafe menempel ketat di bawah Osasuna di peringkat 10 dengan 34 poin.
Lebih dari itu, kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi tim tamu, sekaligus memberikan pukulan telak bagi ambisi juara Los Blancos musim ini.
Ini merupakan kemenangan pertama Getafe di Bernabeu dalam ajang liga sejak tahun 2008.
Sebelumnya, mereka selalu menelan kekalahan dalam 16 kunjungan terakhir ke stadion legendaris itu.
Padahal, Real Madrid sejatinya memulai laga dengan penampilan agresif.
Vinicius Junior sempat mendapatkan peluang emas setelah memanfaatkan kesalahan Sebastian Boselli.
Namun upayanya digagalkan oleh kesigapan kiper Getafe, David Soria.
Arda Guler juga ikut mengancam lewat aksi individu di kotak penalti, tetapi sepakannya kembali ditepis Soria.
Meski terus menekan, lini pertahanan Real Madrid justru melakukan kesalahan fatal.
Kekalahan Madrid berawal dari kegagalan Antonio Rudiger dan Aurelien Tchouameni dalam menyapu bola umpan silang.
Martin Satriano tetiba muncul melepaskan tendangan voli spektakuler yang melengkung ke sudut atas gawang. Getafe unggul 1-0.
Gol ini sangat berarti bagi Getafe, mengingat ini adalah gol pertama mereka ke gawang Madrid dalam lima pertemuan terakhir.
Gol ini juga sekaligus menjadi gol babak pertama kedua mereka dalam 18 pertandingan La Liga terakhir. Skor 0-1 bertahan hingga nabak pertama tuntas.
Memasuki babak kedua, Madrid mencoba meningkatkan tekanan.
Pelatih Madrid Arbeloa perubahan taktik. Masuknya pemain pengganti sempat memberi harapan.
Namun peluang dari Dean Huijsen dan Rodrygo gagal berbuah gol akibat solidnya pertahanan Getafe yang diadang Domingos Duarte.
Tak kunjung mencetak gol balasan membuat Vinicius cs frustrasi, puncaknya di menit-menit akhir.
Franco Mastantuono harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu merah akibat melakukan protes keras kepada wasit pada menit 90+7.
Getafe juga harus bermain dengan 10 orang karena Adrian Liso diganjar kartu merah lantaran menendang bola untuk membuang waktu.