Panduan Shalat Gerhana Bulan Petang Ini, Mulai Niat hingga Salam
Gerhana Bulan total akan terjadi pada Selasa (3/3/2026) petang usai Maghrib waktu setempat dan dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Umat Muslim pun dianjurkan untuk melaksanakan shalat gerhana bulan atau khusuf al-qamar secara berjamaah maupun sendiri.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Gerhana Bulan total akan terjadi pada Selasa (3/3/2026) petang usai Maghrib waktu setempat dan dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Umat Muslim pun dianjurkan untuk melaksanakan shalat gerhana bulan atau khusuf al-qamar secara berjamaah maupun sendiri.
Ustadz Alhafiz Kurniawan menjelaskan, shalat gerhana bulan sangat dianjurkan, terutama dilaksanakan secara berjamaah. Hal itu sebagaimana dikutip dari kitab Nihayatuz Zain dalam artikelnya berjudul Tata Cara Shalat Gerhana Bulan di NU Online, Selasa (3/3/2026).
Shalat gerhana memiliki perbedaan dibandingkan shalat sunah lainnya. Pada setiap rakaat terdapat dua kali bacaan Surat Al-Fatihah dan dua kali rukuk. Setelah rukuk pertama, jamaah kembali berdiri untuk membaca Al-Fatihah dan surat lainnya, kemudian rukuk kembali sebelum melanjutkan i’tidal dan sujud.
Shalat ini dapat dilakukan secara berjamaah dengan bacaan keras (jahar) atau secara sendiri (munfarid).
Adapun niat shalat gerhana bulan adalah:
Ushallî sunnatal khusûfi rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ
Artinya: “Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”
Urutan Pelaksanaan Shalat Gerhana Bulan
Berikut tertib pelaksanaan shalat sunah gerhana bulan:
-
Niat dalam hati saat takbiratul ihram.
-
Takbiratul ihram sambil berniat.
-
Membaca taawudz dan Surat Al-Fatihah, dilanjutkan Surat Al-Baqarah atau ayat yang sepadan, dibaca dengan jahar.
-
Rukuk dengan membaca tasbih, disunahkan sepanjang bacaan 100 ayat Al-Baqarah.
-
I’tidal, lalu kembali membaca Al-Fatihah dan dianjurkan membaca Surat Ali Imran atau ayat sepadan.
-
Rukuk kedua dengan bacaan tasbih sepanjang 80 ayat Al-Baqarah.
-
I’tidal dan membaca doa i’tidal.
-
Sujud pertama dengan bacaan tasbih sepanjang rukuk pertama.
-
Duduk di antara dua sujud.
-
Sujud kedua dengan bacaan tasbih sepanjang rukuk kedua.
-
Duduk sejenak sebelum bangkit ke rakaat kedua.
-
Rakaat kedua dilakukan dengan tata cara serupa, dengan anjuran membaca Surat An-Nisa pada berdiri pertama dan Surat Al-Maidah pada berdiri kedua.
-
Salam.
Setelah shalat, imam atau pihak yang berwenang dianjurkan menyampaikan dua khutbah gerhana berisi tausiyah agar jamaah memperbanyak istighfar, meningkatkan ketakwaan, bertaubat, bersedekah, serta memperkuat kepedulian sosial.
Jadwal Fase Gerhana
Berdasarkan data Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), fase gerhana bulan total pada Selasa (3/3/2026) adalah sebagai berikut:
-
Awal fase gerhana sebagian: 16.50.01 WIB
-
Awal fase gerhana total: 18.04.28 WIB
-
Puncak gerhana: 18.33.37 WIB
-
Akhir fase gerhana total: 19.02.24 WIB
-
Akhir fase gerhana sebagian: 20.17.13 WIB
Dengan rentang waktu tersebut, umat Islam memiliki kesempatan untuk melaksanakan shalat gerhana sejak fase sebagian dimulai hingga gerhana berakhir.
Fenomena gerhana bulan total yang juga dikenal dengan sebutan blood moon ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus menyadari kebesaran Allah SWT melalui tanda-tanda alam yang ditampakkan di langit.