indonews

indonews.id

PNM Ajak 250 Anak Yatim dan Dhuafa Rasakan Dunia Kerja Lewat Program Ramadan Madani

Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah berbagi kepada anak yatim dan dhuafa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” sambil merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya (HR. Bukhari).

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah berbagi kepada anak yatim dan dhuafa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” sambil merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya (HR. Bukhari).

Semangat hadis tersebut menginspirasi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk menghadirkan rangkaian kegiatan bertajuk Ramadan Madani, Maknai Harmoni. Program ini diisi dengan berbagai aktivitas positif selama Ramadan, mulai dari kajian rutin setelah Dzuhur, buka puasa bersama setiap hari, hingga kegiatan itikaf yang melibatkan seluruh Insan PNM dalam suasana kebersamaan dan refleksi spiritual.

Sebagai puncak kegiatan Ramadan tahun ini, pada 5 Maret 2026, PNM menyelenggarakan santunan bagi 250 anak yatim dan dhuafa. Mereka berasal dari Yayasan Kota Pelangi, Yayasan Aisyiyah Taman Menteng, serta anak-anak dari keluarga nasabah PNM Mekaar dhuafa.

Tidak hanya menerima santunan, anak-anak juga diajak mengikuti kegiatan edukatif berupa roleplay bekerja di PNM pada berbagai divisi. Melalui simulasi tersebut, mereka dapat merasakan secara langsung bagaimana proses pemberdayaan yang dilakukan PNM kepada pengusaha ultra mikro, mikro, dan kecil dijalankan.

Didampingi oleh Insan PNM, anak-anak mempraktikkan aktivitas sederhana yang menggambarkan peran setiap divisi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat prasejahtera. Kegiatan dikemas secara ringan dan interaktif melalui berbagai permainan agar mudah dipahami.

Salah satu peserta mengungkapkan kegembiraannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Seru sekali bisa ikut kegiatan ini. Aku jadi tahu kalau bekerja bisa membantu banyak orang. Semoga nanti aku juga bisa punya pekerjaan yang bermanfaat seperti kakak-kakak di sini,” ujarnya.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan cara sederhana untuk menumbuhkan harapan bagi anak-anak.

“Ramadan selalu menjadi waktu terbaik untuk berbagi dan menumbuhkan kepedulian. Kami ingin anak-anak merasakan bahwa masa depan mereka terbuka luas. Melalui pengalaman kecil hari ini, kami berharap mereka melihat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan suatu hari nanti memberi manfaat bagi banyak orang,” kata Dodot.

Melalui kegiatan ini, PNM berharap nilai kepedulian dan semangat berbagi di bulan Ramadan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi penguat komitmen dalam memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas