indonews

indonews.id

Sparepart hingga Oli Ikut Terbakar, Ini Kata Polisi soal Penyebab Kebakaran Pasar Mobil Kemayoran

Kebakaran melanda kawasan Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2026) malam. Sejumlah kios yang menjadi tempat usaha penjualan sparepart, aksesori kendaraan hingga bengkel mobil terdampak kobaran api.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Kebakaran melanda kawasan Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2026) malam. Sejumlah kios yang menjadi tempat usaha penjualan sparepart, aksesori kendaraan hingga bengkel mobil terdampak kobaran api.

Hingga Selasa (22/9/2026) pagi, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun kepastian mengenai sumber api masih menunggu hasil penyelidikan petugas.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.35 WIB itu membuat sejumlah kios di kawasan pasar hangus. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga menyebut kios yang terdampak tidak digunakan sebagai tempat tinggal sehingga tidak ada orang yang menetap di dalamnya.

Informasi mengenai munculnya titik api diterima petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 19.35 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman. Petugas call center Damkar Jakarta Pusat, Benny, mengatakan sebanyak 22 unit mobil pemadam dengan 88 personel dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut.

"Sudah pada meluncur, sudah di TKP. (Ada) 22 unit, 88 personel," kata Benny saat dihubungi, Senin (21/9/2026).

Saat laporan diterima, proses pemadaman masih berlangsung. Benny menyebut kondisi api saat itu masih terlihat merah. Sementara berdasarkan data Command Center Damkar Jakarta yang dikutip dalam laporan penanganan, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 19.40 WIB dan mulai melakukan pemadaman pukul 19.41 WIB.

Data tersebut mencatat sebanyak 17 unit mobil pemadam dengan 65 personel dikerahkan. Proses pemadaman kemudian dinyatakan selesai sekitar pukul 21.00 WIB.

"Situasi/status kebakaran; pemadaman selesai," tulis Command Center Damkar Jakarta dalam keterangannya.

Perbedaan angka pengerahan armada tersebut tercatat dalam laporan penanganan yang berbeda. Namun, seluruh petugas bergerak untuk melokalisir dan memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan lain.

Berdasarkan informasi sementara, api diduga berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, dugaan tersebut belum merupakan kesimpulan akhir. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan titik awal api serta faktor yang menyebabkan kebakaran. Penyelidikan juga diperlukan untuk memastikan apakah gangguan listrik menjadi pemicu utama atau terdapat faktor lain.

Sparepart Mahal hingga Oli Terdampak

Besarnya potensi kerugian menjadi perhatian karena kios-kios di kawasan tersebut digunakan untuk menyimpan dan menjual berbagai kebutuhan otomotif.

Ali (53), warga Sunter yang telah sekitar tujuh tahun menjadi pelanggan Pasar Mobil Kemayoran, datang ke lokasi pada Selasa (22/9) pagi untuk melihat kondisi sejumlah toko yang terbakar.

Menurut Ali, banyak sparepart bernilai tinggi yang berada di dalam kios.

"Sparepart, ini ke sana tuh sparepart. Toyota kalau enggak salah. Mahal-mahal, ini mah udah ember-emberan (miliar) ini, Bang," kata Ali saat ditemui di lokasi, Selasa (22/9).

Ali melihat sebagian barang masih berserakan di dalam kawasan kios setelah kebakaran. Ia juga melihat sejumlah oli yang berada di lokasi.

Menurut dia, kawasan tersebut memang dikenal sebagai tempat penjualan dan penyimpanan onderdil serta kebutuhan perbaikan kendaraan.

Selain sparepart, sejumlah material lain seperti oli dan tiner juga terdapat di beberapa lokasi usaha.

Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pemeriksaan pascakebakaran, terutama untuk mengetahui bagaimana api pertama kali muncul dan kemudian membesar.

Ada Tiga Pemilik Usaha

Warga lainnya, Andi (43), mengatakan kios yang terdampak digunakan untuk menjual aksesori dan sparepart kendaraan. Menurut Andi, sejumlah sparepart yang dijual di kawasan tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi, termasuk komponen untuk mobil-mobil mewah.

"Kalau sparepart M (miliar) ini mah. Ratusan juta. Mahal-mahal semua. Sparepart yang mobil mewah," ujar Andi.

Andi menyebut terdapat tiga pemilik usaha pada deretan kios yang terdampak kebakaran. Namun, total kerugian akibat kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Pendataan terhadap bangunan dan barang-barang yang terbakar masih diperlukan untuk menghitung nilai kerugian secara keseluruhan.

Berdasarkan data penanganan Damkar, petugas mulai melakukan pemadaman tidak lama setelah tiba di lokasi. Dalam proses tersebut, petugas berupaya mencegah api menjalar ke bangunan lain di kawasan Pasar Mobil Kemayoran. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pendinginan guna memastikan tidak terdapat bara atau titik panas yang berpotensi kembali menimbulkan api.

Kebakaran juga sempat ramai di media sosial. Sejumlah video yang beredar memperlihatkan kobaran api di kawasan Pasar Mobil Kemayoran, disertai aktivitas petugas pemadam yang berupaya mengendalikan kebakaran. Hingga Selasa pagi, kondisi kawasan terdampak masih menjadi perhatian warga dan pemilik usaha.


© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas