Asri Hadi Sampaikan Ucapan Selamat kepada Sejumlah Tokoh: dari Chairul Tanjung hingga Rocky Gerung
Dewan Redaksi INDONEWS.ID, Drs. Asri Hadi, MA, menyampaikan ucapan selamat kepada Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Bambang Soesatyo, Muhammad Qodari, Chairul Tanjung, dan Rocky Gerung yang mendapat kepercayaan Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban tugas sebagai bagian dari Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Dewan Redaksi INDONEWS.ID, Drs. Asri Hadi, MA, menyampaikan ucapan selamat kepada Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Bambang Soesatyo, Muhammad Qodari, Chairul Tanjung, dan Rocky Gerung yang mendapat kepercayaan Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban tugas sebagai bagian dari Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Ucapan tersebut disampaikan Asri Hadi menyusul pelantikan jajaran Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.
“Selamat kepada Bapak Agum Gumelar, Bapak Bambang Soesatyo, Bapak Qodari, Bapak Chairul Tanjung, dan Bapak Rocky Gerung atas amanah baru sebagai Wantimpres. Semoga kepercayaan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan sumbangsih terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Asri Hadi dalam keterangannya pada Jumat (2//10/26).
Asri berharap pengalaman dan latar belakang yang beragam dari para tokoh tersebut dapat menjadi kekuatan dalam memberikan pertimbangan kepada Presiden.
Kelima tokoh tersebut memiliki rekam jejak yang berbeda. Agum Gumelar dikenal sebagai purnawirawan TNI dengan pengalaman panjang di pemerintahan dan organisasi kebangsaan. Ia pernah dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Menteri Perhubungan dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Agum juga pernah memimpin Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL).
Sementara itu, Bambang Soesatyo atau Bamsoet memiliki perjalanan panjang di dunia jurnalistik, bisnis, politik, dan parlemen. Lahir di Jakarta pada 10 September 1962, ia pernah menjadi wartawan, pemimpin redaksi Majalah Info Bisnis dan Harian Umum Suara Karya. Ia kemudian menjadi anggota DPR, pernah menjabat Ketua DPR RI, dan Ketua MPR RI periode 2019–2024. Pendidikan doktoral ilmu hukum ditempuhnya di Universitas Padjadjaran dan diselesaikan pada 2023.
Muhammad Qodari memiliki latar belakang sebagai peneliti dan pengamat politik. Lahir di Palembang pada 15 Oktober 1973, Qodari pernah menjadi peneliti di Institut Studi Arus Informasi (ISAI), Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI), serta mendirikan Indo Barometer pada 2006. Dalam susunan Wantimpres yang baru, Qodari dipercaya sebagai Sekretaris Wantimpres.
Dari dunia usaha, terdapat nama Chairul Tanjung. Pengusaha kelahiran Jakarta, 18 Juni 1962, tersebut dikenal sebagai pendiri dan pemimpin CT Corp. Ia pernah dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada 2014. Latar belakang pendidikannya berasal dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia dan pendidikan MBA.
Adapun Rocky Gerung merupakan akademisi, filsuf, dan pengamat politik. Ia lahir di Manado pada 20 Januari 1959 dan menyelesaikan pendidikan filsafat di Universitas Indonesia pada 1986. Rocky kemudian mengajar sebagai dosen tidak tetap di UI selama sekitar 15 tahun. Namanya juga dikenal luas melalui aktivitasnya dalam diskusi publik mengenai filsafat, politik, demokrasi, dan persoalan sosial.
Dalam susunan Wantimpres yang dilantik Jumat tersebut, Pratikno dipercaya sebagai Ketua Wantimpres dan Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua. Muhammad Qodari menjadi Sekretaris, sementara Agum Gumelar, Bambang Soesatyo, Chairul Tanjung, Rocky Gerung dan sejumlah tokoh lainnya menjadi anggota.
Bagi Asri Hadi, kehadiran para tokoh dengan latar belakang militer, politik, bisnis, akademik, dan riset tersebut diharapkan memperkaya perspektif dalam memberikan masukan kepada Presiden.
“Sekali lagi, selamat atas amanah baru ini. Semoga dapat dijalankan dengan baik, menjunjung etika, serta memberikan pertimbangan yang konstruktif demi kepentingan bangsa dan negara,” kata Asri Hadi.