indonews

indonews.id

Pesawat Saudia Airlines Terbakar di Bandara Riyadh, Diduga Terkena Pecahan Proyektil

Pesawat milik maskapai Saudia Airlines terbakar di Bandara Riyadh, Arab Saudi, setelah diduga terkena pecahan proyektil yang diluncurkan dalam upaya mencegat serangan kelompok milisi Houthi dari Yaman.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Pesawat milik maskapai Saudia Airlines terbakar di Bandara Riyadh, Arab Saudi, setelah diduga terkena pecahan proyektil yang diluncurkan dalam upaya mencegat serangan kelompok milisi Houthi dari Yaman.

Tiga sumber yang mengetahui insiden tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada penumpang di dalam pesawat saat kejadian berlangsung. Pesawat diketahui sedang terparkir di terminal bandara ketika terbakar.

Meski demikian, ketiga sumber tersebut tidak menutup kemungkinan adanya korban luka akibat insiden itu. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat kerusakan pesawat.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (8/10/2026), di tengah meningkatnya serangan Houthi terhadap Riyadh. Kelompok yang berbasis di Yaman itu dilaporkan berupaya menyasar wilayah udara dan fasilitas minyak Arab Saudi.

Houthi mengklaim telah menyerang sejumlah bandara di Riyadh. Mereka juga memperingatkan para pekerja agar menjauhi pembangkit energi yang disebut akan menjadi sasaran serangan berikutnya.

Dalam video yang telah diverifikasi Reuters, terlihat kepulan asap hitam tebal membubung dari kawasan bandara Riyadh, disertai kobaran api. Namun, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun kronologi lengkap insiden tersebut.

Pemerintah Arab Saudi, otoritas penerbangan sipil, dan pihak Saudia Airlines belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters terkait kejadian itu.

Puing Rudal Hantam Fasilitas di Riyadh

Di tengah meningkatnya ketegangan, sejumlah pejabat Arab Saudi juga melaporkan bahwa puing-puing rudal yang berhasil dicegat pasukan Saudi menghantam sebuah taman kanak-kanak dan kompleks medis di Riyadh.

Informasi tersebut menambah kekhawatiran terhadap dampak serangan dan upaya pencegatan rudal di wilayah ibu kota Arab Saudi.

Beberapa diplomat mengatakan telah menerima peringatan dari otoritas Saudi terkait situasi keamanan tersebut. Sejumlah sekolah di Riyadh juga dilaporkan mengirimkan pemberitahuan kepada orang tua murid agar anak-anak dan keluarga berlindung di tempat aman selama situasi berlangsung.

Hingga laporan ini disusun, belum tersedia informasi terperinci mengenai jumlah korban, besarnya kerusakan fasilitas, maupun perkembangan terbaru dari penyelidikan atas kebakaran pesawat Saudia Airlines tersebut.


© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas