Kereta Api Anjlok di Pakistan, Lima Orang Tewas dan Puluhan Penumpang Terluka
Sedikitnya lima orang tewas dan sejumlah penumpang lainnya terluka setelah kereta api penumpang Rehman Baba Express anjlok di Provinsi Punjab, Pakistan, Selasa (13/10/2026) pagi waktu setempat.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Sedikitnya lima orang tewas dan sejumlah penumpang lainnya terluka setelah kereta api penumpang Rehman Baba Express anjlok di Provinsi Punjab, Pakistan, Selasa (13/10/2026) pagi waktu setempat.
Kereta yang melayani perjalanan dari Karachi menuju Peshawar tersebut mengalami kecelakaan di kawasan Sher Shah, dekat Multan, sekitar pukul 05.15 waktu setempat.
Dikutip dari The Times of India, kecelakaan itu memicu operasi penyelamatan oleh tim darurat. Para penumpang yang terluka dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Nishtar di Multan untuk mendapatkan perawatan medis.
Juru bicara Pakistan Railways, Kaleem Akhtar, mengonfirmasi insiden tersebut sebagaimana dilaporkan kantor berita Associated Press (AP).
Tim penyelamat dan tenaga medis dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dari rangkaian kereta yang keluar dari rel.
Presiden dan Perdana Menteri Pakistan Sampaikan Belasungkawa
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban dalam kecelakaan tersebut.
Keduanya juga meminta otoritas terkait memastikan para korban luka mendapatkan penanganan medis sebaik mungkin.
Perdana Menteri Shehbaz Sharif secara khusus menginstruksikan pihak berwenang untuk mempercepat operasi penyelamatan dan memastikan kebutuhan medis para penumpang yang terluka terpenuhi.
Sementara itu, proses evakuasi dan penanganan korban masih berlangsung setelah kecelakaan terjadi.
Penyebab anjloknya kereta belum dipastikan secara resmi. Otoritas perkeretaapian Pakistan diharapkan memberikan penjelasan lebih lanjut setelah pemeriksaan di lokasi selesai dilakukan.
Kecelakaan Kereta Berulang di Pakistan
Kecelakaan kereta api masih menjadi persoalan serius di Pakistan. Sistem perkeretaapian negara tersebut menghadapi berbagai tantangan, termasuk minimnya investasi selama bertahun-tahun, kondisi rel yang menua, serta sistem persinyalan yang perlu diperbarui.
Salah satu kecelakaan besar sebelumnya terjadi pada Agustus 2023, ketika sejumlah gerbong kereta penumpang Hazara Express anjlok di wilayah Sindh, Pakistan selatan.
Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 30 orang dan menyebabkan lebih dari 90 orang terluka.
Kecelakaan terbaru di Punjab kembali menyoroti pentingnya peningkatan keselamatan transportasi kereta api, termasuk pemeliharaan infrastruktur, pemeriksaan teknis rangkaian kereta, serta penguatan sistem pengawasan operasional.
Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab kecelakaan Rehman Baba Express dan menentukan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.