indonews

indonews.id

Detik-detik Kantor BPN Karawang Terbakar, Warga Dengar Ledakan Sebelum Api Membesar

Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terbakar pada Rabu (14/10/2026) malam. Kebakaran tersebut diduga berawal dari suara ledakan yang terdengar sebelum api dan asap hitam muncul dari bangunan kantor.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terbakar pada Rabu (14/10/2026) malam. Kebakaran tersebut diduga berawal dari suara ledakan yang terdengar sebelum api dan asap hitam muncul dari bangunan kantor.

Peristiwa itu terjadi di tengah aktivitas warga pada malam hari. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi menyaksikan kobaran api membesar dan melahap bagian gedung.

Seorang warga bernama Eka (30) mengaku mendengar suara seperti ledakan saat melintas di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Karawang. Tak lama kemudian, asap hitam terlihat membubung dari gedung kantor BPN.

“Awalnya ada semacam ledakan, terus muncul asap hitam di atas gedung. Orang-orang pada ramai kumpul, nggak lama muncul api,” kata Eka, sebagaimana dikutip detikJabar.

Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Karawang kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Berdasarkan laporan awal, kebakaran mulai terlihat sekitar pukul 21.30 WIB, Rabu malam.

Sementara itu, petugas layanan darurat pemadam kebakaran melaporkan kejadian tersebut sekitar pukul 22.54 WIB. Hingga Kamis (15/10/2026) dini hari, proses penanganan kebakaran masih berlangsung.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, mendatangi lokasi kebakaran untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik. Ossy mengatakan keselamatan pegawai dan masyarakat menjadi prioritas utama, disusul pengamanan aset serta dokumen pertanahan yang masih dapat diselamatkan.

“Prioritas pertama kami adalah keselamatan seluruh pegawai dan masyarakat, kemudian pengamanan aset serta dokumen pertanahan yang masih dapat diselamatkan,” ujar Ossy, sebagaimana diberitakan TV Berita.

Menurut keterangan Kementerian ATR/BPN, api diduga berasal dari lantai dua gedung Kantor Pertanahan Karawang. Namun, dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan resmi mengenai penyebab kebakaran.

Kementerian ATR/BPN menyerahkan penyelidikan penyebab kebakaran kepada pihak kepolisian, termasuk proses olah tempat kejadian perkara (TKP).

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga laporan awal diterbitkan, belum ada kepastian mengenai penyebab kebakaran maupun ada atau tidaknya korban jiwa. Dugaan adanya ledakan sebelum api muncul masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Selain penanganan kebakaran, pengamanan dokumen pertanahan menjadi perhatian karena berkaitan dengan pelayanan administrasi dan kepastian hak atas tanah masyarakat.

Kementerian ATR/BPN juga menyatakan komitmennya untuk memulihkan pelayanan publik secepat mungkin. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan penanganan serta layanan pertanahan di Kabupaten Karawang.

Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan sumber ledakan yang diduga mendahului kebakaran, tingkat kerusakan bangunan, serta kondisi aset dan dokumen yang berada di dalam kantor tersebut.


© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas