indonews

indonews.id

Hadapi Matchday Ketiga Liga Champions Lawan PSG, Barcelona Sepakat Benahi Lini Belakang

Barcelona akan bertandang ke Parc des Princes, Paris, markas PSG, Rabu (21/10), pada matchday ketiga Liga Champions.

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
zoom-in Hadapi Matchday Ketiga Liga Champions Lawan PSG, Barcelona Sepakat Benahi Lini Belakang
Barcelona akan bertandang ke Parc des Princes, Paris, markas PSG, Rabu (21/10), pada matchday ketiga Liga Champions.

Jakarta, INDONEWS.ID-Barcelona akan bertandang ke Parc des Princes, Paris, markas PSG, Rabu (21/10), pada matchday ketiga Liga Champions.

Duel yang akan berlangsung jam dua pagi itu menjadi ujian berat bari El Barca mengingat lawan yang akan mereka hadapi adalah sang juara bertahan.

PSG, klub yang dilatih Luis Enrique tersebut kini menempati peringkat pertama klasemen fase Liga Champions.

Dalam dua pertandingan fase liga, PSG telah mencetak 10 gol dan kebobolan 3 gol. Artinya, rerata PSG mencetak 5 gol tiap pertandingan.

Mencermati ketajaman PSG, Blaugrana pun menanti-wanti dengan melakukan pembenahan lini belakang.

Meskipun dalam dua laga fase Liga Champions, Barcelona hanya kebobolan 2 gol dan mencetak 9 gol, kebobolan dua gol dirasa terlalu banyak.

Apa lagi jika digabung dengan hasil La Liga, total kebobolan di La Liga sebanyak 9 gol dari 9 laga.

Artinya dalam 11 laga gabungan La Liga dan Champions, Barca kebobolan 11 gol atau rerata 1 gol per laga. Total 11 kebobolan dirasa bangak.

Maka dari itu, Barcelona harus membenahi lini belakang meski berhasil mengamankan 11 kemenangan berturut-turut.

Kemenangan 5-2 atas Real Betis di Liga Spanyol belum menutup persoalan kebobolan yang menjadi perhatian menjelang pertandingan melawan PSG di Liga Champions.

Hasil positif di Sevilla memperlihatkan ketajaman serangan Barcelona, tetapi dua gol yang bersarang di gawang mereka kembali menjadi sorotan.

Xavi Espart dan Rodri menilai aspek pertahanan perlu ditingkatkan sebelum menghadapi lawan berikutnya pada tengah pekan.

Masalah utama Barcelona terletak pada ruang yang terbuka ketika tim kehilangan penguasaan bola.

Pendekatan menyerang yang menjadi ciri permainan mereka terkadang membuat barisan belakang kesulitan menjaga organisas.

Xavi Espart menyampaikan penilaiannya kepada DAZN setelah pertandingan melawan Real Betis.

Ia menekankan bahwa produktivitas di depan gawang perlu diimbangi dengan kemampuan mengurangi peluang lawan.

"Kami adalah tim yang menyerang, tetapi saya merasa kami masih terlalu sering kebobolan," ujar Espart kepada DAZN.

Menurut Espart, menjaga gawang tanpa kebobolan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika Barcelona menghadapi pertandingan dengan tingkat persaingan tinggi.

Konsentrasi yang terlalu besar pada serangan dinilai dapat membuat pertahanan kehilangan perlindungan.

"Kami seharusnya bisa mencatatkan clean sheet dalam pertandingan penting," ujarnya.

"Terkadang, kami terlalu fokus menyerang sehingga membiarkan pertahanan terekspos. Kami harus meningkatkan pertahanan," lanjutnya.

Hal serupa diungkapkan Rodri. Ia tetap mengapresiasi kemenangan atas Real Betis, yang dinilainya mampu memberikan tantangan berat karena bermain bagus di kandang sendiri.

"Saya sangat senang dengan kemenangan ini karena ini salah satu stadion tersulit di liga dan Betis sedang dalam performa bagus serta memainkan pertandingan yang hebat," kata Rodri.

Rodri juga merasa puas dengan gol yang dicetaknya dalam pertandingan tersebut.

Gol itu membantunya ikut meredakan tekanan ketika Barcelona berada dalam situasi sulit, meskipun persoalan di lini belakang masih membutuhkan perhatian.

"Tim selalu menunjukkan potensi menyerangnya, tetapi kami cukup sering kebobolan dan itulah bagian yang bisa kami perbaiki," ujarnya.

Kondisi 3 Pemain Belakang

Selain persoalan koordinasi pertahanan, Barcelona menghadapi kemungkinan berkurangnya pilihan pemain menjelang pertandingan penting berikutnya.

Gerard Martin, Eric Garcia, dan Jules Kounde mengalami masalah fisik saat menghadapi Real Betis.

Pelatih Hansi Flick mengonfirmasi bahwa ketiga pemain tersebut akan menjalani pemeriksaan untuk mengetahui kondisi mereka sebelum Barcelona bertemu PSG.

Hasil pemeriksaan itu akan menjadi perhatian dalam persiapan tim menghadapi pertandingan Liga Champions.

Situasi tersebut dapat memengaruhi susunan pemain yang dipilih Flick untuk memperkuat barisan belakang.

Barcelona membutuhkan koordinasi yang lebih baik agar tidak kembali memberikan ruang bagi lawan untuk mencetak gol.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas