Petenis Filipina Alex Eala Laju ke Babak 16 Besar Ningbo Open Setelah Singkirkan Diane Parry
Petenis putri Filipina Alex Eala laju ke babak 16 besar Ningbo Open setelah sukses menyingkirkan Diane Parry di Ningbo Open 2026.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID-Petenis putri Filipina Alex Eala laju ke babak 16 besar Ningbo Open setelah sukses menyingkirkan Diane Parry di Ningbo Open 2026.
Eala mengalahkan petenis Prancis itu dengan skor 6-3, 6-1 pada babak pertama turnamen WTA 500 di Ningbo, China, Senin (19/10) dalam waktu 1 jam 17 menit.
Kemenangan itu sekaligus mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun petenis Filipina tersebut sebelumnya.
Menurut laporan WTA, hasil tersebut menjadi kemenangan ke-34 Eala di level tur sepanjang musim 2026.
Sebelum musim ini, petenis berusia 21 tahun itu baru mengumpulkan 15 kemenangan di level tur sepanjang kariernya.
Statistik pertandingan menunjukkan Eala tampil lebih konsisten dibandingkan lawannya Parry.
Ia mencatatkan 12 pukulan winner dan sembilan kesalahan sendiri, sedangkan Parry menghasilkan 11 winner dengan 25 kesalahan sendiri.
Pertandingan sempat berjalan ketat alias seimbang pada set pertama. Ketika itu kedua pemain saling merebut gim servis lawan hingga kedudukan 3-3.
Setelahnya, Eala memenangi tujuh gim berturut-turut untuk membangun keunggulan 6-3, 4-0 hingga akhirnya menutup pertandingan dengan skor 6-1 pada set kedua.
Eala menyatakan kepuasannya atas penampilan tersebut setelah pertandingan dan mengakui bahwa menghadapi Parry bukanlah tugas mudah karena lawannya merupakan pemain berkualitas yang menjalani tahun kompetisi dengan baik.
"Saya sangat senang dengan penampilan saya. Menurut saya, ini pertandingan babak pertama yang sangat bagus, sekaligus pertandingan pembuka yang berat," ujar Eala dalam wawancara setelah pertandingan, sebagaimana dilaporkan Rappler.
"Diane adalah pemain hebat dan menurut saya dia menjalani tahun yang sangat baik, jadi selamat atas pencapaiannya tahun ini. Saya sangat senang bisa lolos ke babak kedua," imbuh petenis yang kini menempati peringkat ke-20 dunia itu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung yang memenuhi stadion.
Menurut laporan WTA, kehadiran suporter Eala menjadi pemandangan yang kerap terlihat dalam pertandingan-pertandingannya sepanjang tahun ini.
"Terima kasih semuanya. Terima kasih banyak atas dukungannya. Dukungan itu membuat pekerjaan saya sangat menyenangkan, bahkan pada saat-saat sulit. Saya sangat senang berada di sini," ujar Eala.
Kemenangan di Ningbo menjadi respons positif setelah Eala tersingkir lebih awal dari Wuhan Open.
Dalam pertandingan babak 64 besar di Wuhan, ia kalah dari petenis China Shi Han, yang saat itu berada di peringkat ke-177 dunia, dengan skor 6-4, 3-6, 3-6.
Eala juga sebelumnya menelan kekalahan pada pertandingan pembukanya di Singapura, sehingga hasil di Ningbo mengakhiri tiga kekalahan beruntun tersebut.
Sebelum rangkaian turnamen di China, Eala meraih medali perunggu pada Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Ia gagal mencapai final tunggal putri setelah kalah dari petenis China Wang Xiyu dengan skor 3-6, 6-3, 6-2 pada semifinal.
Pada babak 16 besar Ningbo Open, Eala akan menghadapi pemenang pertandingan Diana Shnaider kontra Yulia Putintseva.