indonews

indonews.id

Petenis Spanyol Carlos Alcaraz Akui Berjuang Keras Mengalahkan Khachanov pada Babak Pertama di Wina

Petenis Spanyol Carlos Alcaraz melewati ujian berat pada babak pertama turnamen tenis Erste Bank Open 2026 di Wina, Austria, setelahb mengalahkan Karen Khachanov.

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador

Jakarta, INDONEWS.ID- Petenis Spanyol Carlos Alcaraz melewati ujian berat pada babak pertama turnamen tenis Erste Bank Open 2026 di Wina, Austria, setelahb mengalahkan Karen Khachanov.

"Saya harus berjuang, berlari, dan mengeluarkan banyak keringat. Namun, saya sangat menikmati pertandingan ini," kata Alcaraz setelah menang 6-4, 7-6(5) atas Khachanov dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam empat menit, dikutip dari ATP, Rabu (28/10).

Alcaraz yang menempati unggulan kedua, sempat kehilangan momentum pada set kedua ketika gagal memanfaatkan tiga peluang match point saat unggul 5-4. Ia kemudian kehilangan servis sehingga Khachanov berpeluang memaksakan set penentuan.

Namun, petenis peringkat ketiga dunia itu segera membalas dengan mematahkan servis lawan sebelum bangkit dari ketertinggalan 1-3 pada tie-break untuk memastikan kemenangan.

Alcaraz mengaku puas dengan atmosfer pertandingan di Wina, yang menjadi penampilan pertamanya di turnamen tersebut sejak 2021. Ia menilai kedua pemain menyajikan permainan berkualitas tinggi sepanjang pertandingan.

Kemenangan itu memperpanjang rekor kemenangan Alcaraz atas Khachanov menjadi 7-0 dalam catatan pertemuan keduanya. Berdasarkan statistik ATP, petenis berusia 23 tahun tersebut juga memenangi 80 persen poin dari servis pertamanya.

Alcaraz kini mencatatkan 22 kemenangan beruntun pada level ATP 500 sejak kekalahan dari Holger Rune di final Barcelona pada April 2025. 

Ia selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan antara petenis tuan rumah Jurij Rodionov dan Nikoloz Basilashvili dari Georgia. 

Tidak hanya Alcaraz yang berjuang keras, petenis Jerman Alexander Zverev harus berjuang keras melawan Martin Landaluce. Zverev harus berjuang lebih keras untuk melangkah ke babak kedua setelah menyelamatkan empat match point saat menghadapi Landaluce.

"Saya didorong hingga batas maksimal. Martin memainkan pertandingan yang luar biasa. Saya tentu masih harus meningkatkan permainan karena penampilan saya belum sempurna," kata Zverev setelah menang 7-5, 3-6, 7-6(11) dalam pertarungan selama tiga jam lima menit.

Unggulan pertama asal Jerman itu menghadapi ancaman kekalahan pada tie-break set ketiga yang berlangsung lebih dari 20 menit. 

Namun, ia mampu bertahan hingga akhirnya mengonversi peluang match point kelima untuk mengamankan kemenangan.

Hasil tersebut menjaga peluang Zverev merebut peringkat satu dunia. Ia dipastikan naik ke posisi teratas dalam pemeringkatan ATP pada 2 November apabila mampu mencapai perempat final di Wina, sekaligus menggeser Jannik Sinner.

Zverev selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan antara petenis Belanda Tallon Griekspoor dan petenis Amerika Serikat Brandon Nakashima.

Pada pertandingan lainnya, unggulan ketujuh Tommy Paul mengalahkan Andrey Rublev 7-5, 6-2, sementara Cameron Norrie menundukkan Francisco Cerundolo 6-4, 6-1.

Petenis Italia Flavio Cobolli juga melaju setelah mengalahkan Grigor Dimitrov 6-4, 3-6, 6-3. Kemenangan itu menjadi yang ke-36 bagi Cobolli pada level tur musim ini.


© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas