indonews

indonews.id

Peserta Pelatihan Manajemen Masjid di Kota Cirebon Membludak, Agus Suherman: Harus Bisa Terus Ditingkatkan

Panitia mengucapkan terima kasih atas atensi dan kehadirannya. Semoga Allah memuliakan semua yang hadir di rumahNya, dalam hal ini Masjid Ponpes Al Istiqomah Graksan, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.

Reporter: very
Redaktur: very
zoom-in Peserta Pelatihan Manajemen Masjid di Kota Cirebon Membludak, Agus Suherman: Harus Bisa Terus Ditingkatkan
Pelatihan Manajemen Masjid Berdaya dan Berdampak yang diselenggarakan oleh e-Mas (Eksekutif Masjid Mulya Makmur) bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al Istiqomah Kanggraksan Kota Cirebon dihadiri oleh ratusan para peserta yang rela antre untuk mengikuti pelatihan. (Foto: Ist)

Cirebon, INDONEWS.ID - Pelatihan Manajemen Masjid Berdaya dan Berdampak yang diselenggarakan oleh e-Mas (Eksekutif Masjid Mulya Makmur) bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al Istiqomah Kanggraksan Kota Cirebon dihadiri oleh ratusan para peserta yang rela antre untuk mengikuti pelatihan.

Panitia mengundang 200 peserta sebagai representasi seratus limapuluhan masjid yang ada di Wilayah Cirebon Raya, Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon. Dari catatan petugas her registrasi, jumlah peserta mencapai 420 orang, yang mewakili lebih dari 300 masjid.

Utusan masjid-masjid dari 22 kelurahan yang ada di Kota Cirebon, paling sedikit mengirim 10 orang dari 5 masjid yang diminta panitia sesuai surat permohonan peserta. Namun ada yang meminta tambahan sehingga mengirim lebih dari yang diminta.

Utusan mesjid dari Kabupaten Cirebon yang direkomendasikan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon, tidak kalah antusias ikut pelatihan.

Sehingga, jumlah peserta membludak dan proses her registrasi mengular di antara kepungan parkir sepeda motor para peserta.

Hal ini baru terjadi pada pelatihan manajemen masjid kali ini, seperti Haul Muasis pesantren.

Panitia tidak bisa melarang para peserta yang sudah hadir serentak di Pondok Masjid Pondok Pesantren al Istiqomah Kota Cirebon.

Sampai deadline H-2 peserta masih di kisaran 120 orang. ”Secara etis kami tidak bisa melarang peserta yang datang serentak di hari pelatihan. Mereka pada dasarnya digerakkan hatinya untuk terpaut dengan masjid. Masa kami melarang peserta yang ingin memakmurkan rumah Allah di kediaman mereka masing-masing setelah mengikuti bekal tambahan ilmu dan jejaring paska pelatihan Manajemen Masjid yang diselenggarakan e-Mas dan Ponpes Al Istiqomah kali ini," ujar Agus Riadi, atau lazim disapa Kang Agus, Ketua Panitia Pelaksana yang CEO e-Mas melalui pernyataan tertulis yang di terima di Jakarta, Senin (2/11/2026).

Acara dibuka oleh MC Kyai Pujiyanto, SPd yang jauh-jauh dari Bogor ingin ikut berpartisipasi syiar bareng H. Agus Riadi di Cirebon.

Untuk memupuk rasa cinta NKRI dan hubbul Wathon minal iman, semua peserta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Syubhanul Wathon dipandu oleh Ustadzah Hanifah Roudhotul Jannah Lc. MA yang pernah mondok sebentar di Al Istiqomah.

Beberapa pihak yang memberikan sambutan antara lain H. Agus Riadi selaku Ketua Panitia, Kh. Fathullah Rahman selaku tuan rumah, Agus Suherman Staf Ahli utusan yang mewakili Wali Kota/Wakil Walikota Cirebon selaku pemangku wilayah tempat ponpes Al Istiqomah berada. Agus sekaligus membuka resmi Pelatihan Manajemen Masjid.

"Saya sampe terenyuh dan sangat bersyukur peserta pelatihan membludak seperti ini. Diluar prediksi. Panitia mengucapkan terima kasih atas atensi dan kehadirannya. Semoga Allah memuliakan semua yang hadir di rumahNya, dalam hal ini Masjid Ponpes Al Istiqomah Graksan, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon,” ujar Kang Agus.

Atas nama panitia, dia juga mengucapkan banyak terima kasih dan mohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya apabila mulai dari penyambutan dan pelaksanaannya banyak kesalahan dan kekurangan.

”Kami telah berusaha menyajikan 400 kotak makan siang. 400 dus Snack dan Thai Tea Chessy 100 cups. Serta 150 goody bag dari PT TOA dan Sandal e Masjid dari e-Mas (Eksekutif Masjid Mulya Makmur). Tiada Gading yang tak retak. Namun, tiada event apapun, melainkan ada manfaatnya," ungkap Agus dalam sambutannya.

Penutupan, yang seyogyanya dilakukan oleh Bupati Cirebon, karena peserta pelatihan ini juga dihadiri 160 pengurus DKM Masjid yang berada di wilayah Kabupaten Cirebon, maka dilakukan oleh Kemenag Kabupaten Cirebon.

"Selaku Umaro Kota Cirebon, kami menyambut baik acara pelatihan manajemen masjid seperti ini. Bahkan, bisa ditingkatkan frekuensinya serta lebih inovatif sesuai kebutuhan para pengurus DKM," kata Agus Suherman yang mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon. *

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas