indonews

indonews.id

Waduh! Gagal Pulangkan 95 Jemaah Umrah, Kemenhaj Blokir Akses PT Assyifa Berkah Mandiri

Kementerian Haji dan Umrah memblokir sementara akses SISKOPATUH milik PT Assyifa Berkah Mandiri setelah biro perjalanan umrah itu gagal memulangkan 95 orang, terdiri atas 91 jemaah dan 4 tour leader.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
zoom-in Waduh! Gagal Pulangkan 95 Jemaah Umrah, Kemenhaj Blokir Akses PT Assyifa Berkah Mandiri
Ilustrasi. Masjidil Haram, Makkah. (Foto: Wikimedia Commons)

Jakarta, INDONEWS.ID - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memblokir sementara akses SISKOPATUH milik PT Assyifa Berkah Mandiri. Biro penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) itu gagal memulangkan 95 orang, terdiri atas 91 jemaah dan 4 tour leader, seperti disampaikan Kemenhaj di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Direktur Perizinan dan Akreditasi Haji Khusus dan Umrah Kemenhaj Atty Novyanty mengatakan, perusahaan tersebut tidak menyediakan tiket kepulangan dan tidak memulangkan jemaah dalam batas waktu 1x24 jam. Dengan pemblokiran itu, PT Assyifa Berkah Mandiri tidak bisa memberangkatkan jemaah baru. Status perusahaan di sistem kini tercatat "Diblokir".

Meski begitu, Atty memastikan pemblokiran tidak mengganggu pemenuhan hak para jemaah yang tertahan.

"Status blokir ini sama sekali tidak menghambat penyelesaian hak jamaah," kata Atty, seperti dikutip dari ANTARA.

Ia menegaskan, perusahaan tetap wajib bertanggung jawab penuh atas penyediaan tiket kepulangan para jemaah.

Sanksi tersebut dijatuhkan berdasarkan laporan klarifikasi dan Nota Dinas Nomor ND-297/PN.2.2/2026 dari Subdirektorat Pengawasan Umrah. Dasar hukumnya adalah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 serta Peraturan Menteri Haji dan Umrah Nomor 2 Tahun 2026 tentang sanksi administratif. PT Assyifa Berkah Mandiri terdaftar sebagai PPIU dengan SK Nomor 14092200972520002.

Kemenhaj masih mendalami kasus ini dan akan mengevaluasi pemblokiran berdasarkan itikad baik perusahaan dalam memenuhi kewajibannya. Hingga berita ini diturunkan, Indonews.id belum memperoleh tanggapan dari PT Assyifa Berkah Mandiri.*

(Rikard Djegadut)

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas