indonews

indonews.id

Waroeng Solo Jadi Tempat Favorit Melepas Penat Rombongan Touring Nawakara Perkasa Nusantara

Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews

Jakarta, INDONEWS.ID - Perjalanan jauh dengan sepeda motor tentu membutuhkan tempat untuk beristirahat sebelum kembali menjalani aktivitas. Bagi rombongan Nawakara Perkasa Nusantara, Waroeng Solo menjadi pilihan untuk mengakhiri perjalanan touring sekaligus menikmati kebersamaan bersama rekan-rekan sekantor, Sabtu (7/11).

Sekitar 30 sepeda motor ikut dalam perjalanan yang dimulai dari kantor, kemudian menyusuri sejumlah lokasi ikonik Jakarta, mulai dari Monas, Gedung Joang 45, Museum Satria Mandala, hingga berakhir di Waroeng Solo.

Setibanya di rumah makan bergaya joglo tersebut, para peserta langsung menikmati suasana santai. Setelah cukup lama berkendara, mereka bisa duduk bersama, bercengkerama, dan melepas lelah tanpa harus terburu-buru.

Obrolan berlangsung akrab dalam kelompok-kelompok kecil. Ada yang membahas kondisi dan perawatan sepeda motor, berbagi pengalaman selama perjalanan, hingga membicarakan berbagai berita viral yang sedang ramai diperbincangkan.

Suasana semakin hangat ketika beragam hidangan mulai tersaji di meja. Lontong opor, nasi goreng ayam, nasi gudeg ayam suwir, serta mi ayam bakso menjadi pilihan menu yang dinikmati para peserta. Tak ketinggalan, lemon tea, teh manis, dan air mineral menjadi teman bersantap.

Bukan hanya soal makanan, kenyamanan tempat juga menjadi alasan rombongan memilih Waroeng Solo. Halaman parkir yang luas memudahkan mereka memarkir puluhan sepeda motor, sementara pelayanan ramah membuat suasana istirahat terasa semakin menyenangkan.

Bagi mereka, Waroeng Solo memiliki kesan tersendiri. Cita rasa masakannya yang sedap bahkan mengingatkan pada masakan ibu di rumah. Tak heran jika tempat tersebut terasa begitu ngangeni dan membuat mereka ingin kembali berkunjung.

Di sisi lain, perjalanan touring Nawakara Perkasa Nusantara juga membawa pesan positif bagi pengguna jalan. Meski diikuti sekitar 30 motor, rombongan tetap mengedepankan keselamatan dengan menggunakan helm berstandar SNI, tertib berlalu lintas, tidak berkendara ugal-ugalan, serta menghormati pengendara lainnya.

Bagi mereka, touring bukan sekadar menikmati perjalanan bersama, tetapi juga membangun kekompakan dan menunjukkan bahwa kebersamaan di jalan harus tetap diiringi sikap disiplin dan saling menghargai.

Perjalanan yang diawali dengan semangat kebersamaan itu pun ditutup dengan suasana hangat di Waroeng Solo. Sebuah persinggahan yang bukan hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menghadirkan ruang untuk mempererat persahabatan.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas