Puncak Hujan Jakarta Diprediksi Februari 2027, BPBD DKI Siagakan 403 Lokasi Pengungsian
BPBD DKI Jakarta menguji sistem peringatan dini bencana menghadapi musim hujan 2026/2027. Puncak curah hujan diprediksi terjadi pada Februari 2027.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menguji sistem peringatan dini bencana atau Disaster Early Warning System (DEWS) menghadapi musim hujan 2026/2027. Puncak curah hujan diprediksi terjadi pada Februari 2027 dengan intensitas tinggi hingga ekstrem.
BPBD telah memetakan personel di sekitar 200 RW rawan banjir dan menyiagakan 403 lokasi pengungsian.
"Informasi yang kami terima dari BMKG itu bisa kami langsung elaborasi dan kami bisa sampaikan kepada masyarakat lebih awal," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat, seperti dikutip dari ANTARA, Jumat (6/11/2026).
Pada status siaga 1 dan 2, peringatan disampaikan lewat DEWS, SMS blast, dan televisi digital. Pada status siaga 3, peringatan disampaikan melalui DEWS.
Marulitua mengatakan seluruh peralatan diperiksa ulang dan diuji sebelum puncak musim hujan.
"Kami berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan kenyamanan bagi warga Jakarta di musim penghujan tahun 2026-2027," ujarnya.*
(Rikard Djegadut)