INDONEWS.ID

  • Selasa, 30/05/2017 11:21 WIB
  • Sikapi Kasus Rizieq, Gerindra: Harus Bisa Menghadapi Dengan Tegar

  • Oleh :
    • Abdi Lisa
Sikapi Kasus Rizieq, Gerindra: Harus Bisa Menghadapi Dengan Tegar
Waketum Partai Gerindra Arief P (ist)
Jakarta, INDONEWS.ID – Menyikapi dijadikan tersangka dalam dugaan kasus pornografi , Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono meminta agar Imam Besar FP Habib Rizieq Syihab (HRS) alias Habib Rizieq pulang ke Indonesia untuk menghadapi tim penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya, yang akan memeriksanya. "Sebaiknya Habib Rizieq datang saja ke Jakarta dan menemui petugas hukum. Biar semua clear, kalau HRS itu tidak terlibat dalam kasus pornografi," kata Arief kepada INDONEWS, Selasa (30/5/2017) Menurut Arief, kedatangan Rizieq sangat penting untuk menguak kasus dugaan pornografi yang menyeret dirinya dan Firza Husein terkait foto wanita tanpa busana dan pesan mesum yang beredar di situs baladacintarizieq. Saat ditanya mengenai adanya kejanggalan dalam penetapan status tersangka terhadap Habib Rizieq, Arief berpendapat, bahwa kemungkinan pihak kepolisian memiliki pandangan hukum sendiri dalam menetapkan seseorang bisa menjadi tersangka. “Ya itu pasti polisi punya pandangan hukum sendiri dalam penerapannya. Karena itu pak Rizieq harus bisa menghadapi dengan tegar,” ujarnya. Seperti diketahui, Senin (29/5/2017) kemarin, Polda Metro Jaya menaikan status Habib Rizieq yang semula saksi menjadi tersangka dalam kasus dugaan pornografi. (hdr)
Artikel Terkait
Tumbuhkan Kecintaan pada Pancasila, Kemendikbud Gelar Kemah Virtual Anak Indonesia
Terima Kunjugan Menpan-RB, Boy Rafli Amar Jelaskan Pembangunan Zona Integritas di BNPT
Resmi! Gerindra Benarkan Rekomendasi PDIP pada Muhammad-Rahayu Saraswati di Pilwakot Tangsel
Artikel Terkini
Tumbuhkan Kecintaan pada Pancasila, Kemendikbud Gelar Kemah Virtual Anak Indonesia
Terima Kunjugan Menpan-RB, Boy Rafli Amar Jelaskan Pembangunan Zona Integritas di BNPT
Resmi! Gerindra Benarkan Rekomendasi PDIP pada Muhammad-Rahayu Saraswati di Pilwakot Tangsel
Aksi Penangkapan Maria Lumowa dan Manuver Yasona Agar Tak Dicopot
Covid-19 Masih Berlangsung, Ketum PBNU Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas