INDONEWS.ID

  • Jum'at, 21/07/2017 09:04 WIB
  • Buntut PAN Walk Out Dalam Paripurna, Partai NasDem Kembali Desak PAN Keluar Dari Koalisi

  • Oleh :
    • Abdi Lisa
Buntut PAN Walk Out Dalam Paripurna, Partai NasDem Kembali Desak PAN Keluar Dari Koalisi
Anggota Fraksi NasDem, taufiqulhadi Nasdem (ist)
Jakarta, INDONEWS.ID Buntut Partai Amanat Nasional ikut dalam aksi walk out saat pengambilan keputusan opsi paket RUU Pemilu dalam Paripurna DPR, Kamis (20/7/2017)malam, membuat Partai NasDem kembali mendesak PAN keluar dari koalisi partai-partai pendukung pemerintah. Menurut anggota Fraksi NasDem, Taufiqulhadi, perbedaan sikap PAN atas pengambilan keputusan opsi paket RUU Pemilu, tidak sejalah dengan fraksi partai pendukung pemerintah lainnya. "Kami mendorong pengambilan sikap yang tegas terhadap PAN. Kami meminta PAN keluar atau dikeluarkan dalam koalisi," kata anggota Fraksi Partai NasDem Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (21/7/2017). Taufiq menilai, dengan masih hadirnya PAN, justru akan membuat koalisi menjadi tidak harmonis karena sering tidak sejalan dengan keputusan partai-partai pendukung pemerintah lainnya. "Kami meminta agar ada sikap yang tegas terhadap sikap PAN karena mempertahankan sikap yang demikian, sebuah partai di dalam koalisi dengan perbedaan yang sangat mencolok itu menurut saya akan membuat koalisi tak harmonis," tegasnya. Seperti diketahui, Fraksi partai oposisi pemerintah di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kompak satu suara tidak mengikuti voting untuk penentuan lima isu krusial revisi UU Pemilu yang digelar di Gedung DPR, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutuskan walk out (WO) dan tidak ikut dalam voting revisi UU Pemilu.(hdr)
Artikel Terkait
Bersama Hadapi Pandemi, Masyarakat Indonesia Dapat Titipan "Salam Sehat dari Swedia"
Jawab BuzzeRP, Rizal Ramli: Saya Dipecat Jokowi Karena Ganggu Cukong Reklamasi
Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah, Kemendagri Lakukan Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah
Artikel Terkini
Buah Pertama Perubahan Otsus Papua, Rasisme Pecah di Merauke
Bersama Hadapi Pandemi, Masyarakat Indonesia Dapat Titipan "Salam Sehat dari Swedia"
Masih Pantaskah Negara Indonesia Mempunyai Sebutan Sebagai Negara Dermawan Saat Ini?
Jawab BuzzeRP, Rizal Ramli: Saya Dipecat Jokowi Karena Ganggu Cukong Reklamasi
Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah, Kemendagri Lakukan Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas