INDONEWS.ID

  • Rabu, 09/08/2017 17:28 WIB
  • Sikapi Pidato Ketua DPP Partai NasDem, MUI: Seharusnya Victor Dapat Menahan Diri

  • Oleh :
    • Abdi Lisa
Sikapi Pidato Ketua DPP Partai NasDem, MUI: Seharusnya Victor Dapat Menahan Diri
Jakarta, INDONEWS.ID Menyikapi pidato Ketua DPP Partai Nasdem, Viktor Bungtilu Laiskodat beberapa waktu lalu, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhyiddin Junaidi menilai, seharusnya Viktor tidak membuat suhu politik menjadi panas dengan membuat pernyataan yang menyinggung suatu kelompok. Menurut Kyai Muhyiddin, seharusnya Victor dapat menahan diri agar suhu politik tidak menjadi panas. Selain itu, jangan demi kepentingan pribadi semua pihak dituding bersebrangan. "Jadi saudara Viktor seharusnya menahan diri, jangan membuat suhu politik itu menjadi panas. Coba bantu, jangan untuk kepentingan pribadi dia menghantam sana-sini yang justru membuat ekskalasinya semakin panas," ujar Kyai Muhyiddin di Jakarta, Rabu (9/8/2017). Kyai Muhyiddin menjelaskan, Indonesia merupakan negara yang sangat demokratis, sehingga sebenarnya tidak ada istilah kaum mayoritas maupun minoritas di Indonesia. Karena, menurut dia, umat Islam menjunjung tinggi asas kebinnekaan. Karena itu, Kiai Muhyiddin mengimbau kepada semua masyarakat Indonesia untuk memberikan pernyataan yang menyejukkan saja meskipun dalam rangka pertarungan politik di Indonesia. "Boleh ada berbeda pendapat untuk mencari suara dari calon konstituan tapi jangan membahayakan atau menuding yang lain dengan tuduhan macam-macam. Ekstremlah, ini lah. Gak usah, itu sudah selesai," katanya.(hdr)
Artikel Terkait
Bersama Hadapi Pandemi, Masyarakat Indonesia Dapat Titipan "Salam Sehat dari Swedia"
Jawab BuzzeRP, Rizal Ramli: Saya Dipecat Jokowi Karena Ganggu Cukong Reklamasi
Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah, Kemendagri Lakukan Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah
Artikel Terkini
Dukung Masyarakat Aceh Terapkan Qanun LKS, Bank Mandiri Segera Menghentikan Operasional Cabang Terakhir
Buah Pertama Perubahan Otsus Papua, Rasisme Pecah di Merauke
Bersama Hadapi Pandemi, Masyarakat Indonesia Dapat Titipan "Salam Sehat dari Swedia"
Masih Pantaskah Negara Indonesia Mempunyai Sebutan Sebagai Negara Dermawan Saat Ini?
Jawab BuzzeRP, Rizal Ramli: Saya Dipecat Jokowi Karena Ganggu Cukong Reklamasi
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas