INDONEWS.ID

  • Senin, 30/09/2019 21:57 WIB
  • Sambangi Istana Bogor, Puluhan Musisi Undang Jokowi Ramaikan Konser Untuk Republik Di Buperta Cibubur

  • Oleh :
    • Ronald T
Sambangi Istana Bogor, Puluhan Musisi Undang Jokowi Ramaikan Konser Untuk Republik Di Buperta Cibubur
Puluhan musisi dari berbagai genre menemui Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Senin (30/9/2019). Kedatangan mereka untuk meminta mengundang orang nomor satu di Indonesia itu hadir dalam Konser Untuk Republik di Buperta Cibubur pada 18-20 Oktober 2019. (Foto : Ist)

Bogor, INDONEWS.ID - Puluhan musisi dari berbagai genre menemui Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Senin (30/9/2019). Kedatangan mereka untuk meminta mengundang orang nomor satu di Indonesia itu hadir dalam Konser Untuk Republik di Buperta Cibubur pada 18-20 Oktober 2019.

Ketua pelaksana Konser Untuk Republik Raiden Soedjono, mengatakan tema besar konser musik itu mengusung isu pesatuan Indonesia dan perdamaian.

Baca juga : Menhub Siap Rampungkan Target Presiden Untuk Proyek 5 Bali Baru

"Tema besarnya persatuan Indonesia dan perdamaian. Soalnya kalau Indonesia tidak damai, dan enggak satu, kita juga tidak bisa ngapa-ngapain lho. Bukan musisi saja," ujarnya di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (30/9).

 

Baca juga : Tito Karnavian Minta Pemda Tindaklanjuti Hasil Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda

Sementara itu, personel dari Pasband, Sandy mengatakan belum tahu kapan Jokowi akan hadir. Namun dirinya berharap Mantan Wali Kota Solo tersebut bisa hadir dan berduet bersama para musisi. Dan menunjukkan kepada dunia, Jokowi kata dia jadi ikon pemersatu bangsa.

"Secara implisit Pak Presiden sudah ngomong sama kita, Pak presiden insya allah akan hadir, tapi kita belum tau tanggal-tanggal berapa," kata Sandy.

Baca juga : Bangun SDM Unggul, Menag Perkuat Literasi Digital Keagamaan

"Tapi kita berharap, kebayang kalau Pak Presiden datang atau cuma sekedar hadir tapi main band di sana dan tunjukin bahwa seluruh dunia bahwa Pak Presiden ini adalah ikon persatuan seluruh Indonesia," sambungnya.

Sandy menjelaskan dalam helatan tersebut terdapat 68 penampilan musisi. Berbagai macam genre dari rock, pop, hiphop, rege, hingga dangdut. Dia berharap musik bisa mempererat kebangsaan. Dan menurut dia, musik adalah bagian yang efektif untuk menyatukan bangsa.

"Kita gelar semua dari para musisi untuk persatuan Indonesia. Karena kita tahu,Indonesia sekarang banyak gesekan banyak perpecahan. Karena itu kita ingin melalui musik Indonesia menyatukan, bahwa lima tahun ke depan kita butuh persatuan Indonesia jauh lebih baik lagi," tandas Sandy. (rnl)

Artikel Terkait
Menhub Siap Rampungkan Target Presiden Untuk Proyek 5 Bali Baru
Tito Karnavian Minta Pemda Tindaklanjuti Hasil Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda
Bangun SDM Unggul, Menag Perkuat Literasi Digital Keagamaan
Artikel Terkini
Melawan Tantangan, Batik Khanaan Terus Melebarkan Sayap di Pasar Global
Warga Kembali Beraktivitas Pascagempa M 7,1 di Halmahera Barat
KPK Periksa Sekjen DPR Terkait Kasus Suap Impor Bawang Putih
Pemkab Parigi Moutong Kembali Ikuti Bimtek di Jakarta
Kasus First Travel, Harus Ada Pertimbangan Kerugian Korban
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gimli