INDONEWS.ID

  • Selasa, 22/10/2019 14:15 WIB
  • Dipanggil Ke Istana, Presiden Minta Basuki Hadimuljono Lanjutkan Pembangunan

  • Oleh :
    • Ronald T
Dipanggil Ke Istana, Presiden Minta Basuki Hadimuljono Lanjutkan Pembangunan
Mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat periode 2014-2019. (Foto : istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID - Basuki Hadimuljono menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10). Mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat periode 2014-2019 ini mengaku dipanggil oleh Presiden dan diminta untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur sesuai dengan visi misi Presiden.

Disampaikan Basuki, selain membicarakan terkait jabatan menteri, Presiden Jokowi juga menanyakan perkembangan pemindahan ibu kota baru kepada Basuki.

Baca juga : Akan Diujicoba, Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek Gratis

Sebagaimana diketahui, Kementerian PUPR menyelenggarakan sayembara desain ibu kota baru dan Basuki mengungkapkan, pesertanya capai 762 orang.

"Beliau (Presiden) tanya progress sayembara ibu kota, saya jawab sedang di lapangan dan peserta ada 762 orang. Beliau surprise karena banyak sekali," ujarnya di Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Baca juga : Moeldoko Sebut Kacamata Rocky Gerung Buram Menilai Jokowi

Basuki menceritakan bahwa sebagian besar mereka yang ikut sayembara bukan semata-mata tertarik dengan hadiahnya yang besar, tapi karena keinginan dan kebanggaan tersendiri.

Sebagai informasi, mengutip situs resmi sayembaraikn.pu.go.id, pemenang utama desain ibu kota akan dihadiahi Rp 2 miliar.

Baca juga : Presiden Jokowi: Partai Golkar Kondusif, Perpolitikan Nasional Juga Ikut Kondusif

"Ini masuk 10 besar saja, untuk para ahli ini sudah membanggakan," imbuhnya.

Disampaikan Basuki, jika ada waktu, Presiden akan berbicara di depan para peserta untuk mendiskusikan ide terkait pembangunan ibu kota baru. (rnl)

Artikel Terkait
Akan Diujicoba, Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek Gratis
Moeldoko Sebut Kacamata Rocky Gerung Buram Menilai Jokowi
Presiden Jokowi: Partai Golkar Kondusif, Perpolitikan Nasional Juga Ikut Kondusif
Artikel Terkini
Kemendagri Nilai PKPU Pencalonan Kepala Daerah Tidak Bertentangan dengan UU
Bangun Kemitraan dengan Media, Seameo Biotrop Gelar Promosi Exposure
Presiden Minta Relawan Projo Syukuri Pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang Cendrung Stabil
Kinerja Keuangan Paling Buruk, Direksi Garuda Perlu Dirombak
BNPB dan Arsip Nasional Beri Pelatihan Selamatkan Dokumen Saat Bencana
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
eowyn