INDONEWS.ID

  • Kamis, 28/06/2018 16:47 WIB
  • Ini Jawaban Wapres Jusuf Kalla Soal Putusan MK

  • Oleh :
    • hendro
Ini Jawaban Wapres Jusuf Kalla Soal Putusan MK
Wapres RI Jusuf Kalla

Jakarta, INDONEWS.ID - Menyikapi putusan Mahkaman Konstitusi (MK) yang menolak menerima uji materi UU 7/2027 tentang pemilu, terkait masa jabatan presiden dan wakil presiden, Wapres Jusuf Kalla tidak mempersoalkan hal tersebut.

"Tidak ada soal, sejak dulu anda tanya, saya selalu bilang ingin istirahat. Bukan saya yang menggugat (ke MK), yang ditolak bukan posisi wapresnya tapi prosesnya, legal standing-nya," kata Wapres Jusuf Kalla  di Ayana Midplaza Hotel, Jakarta, Kamis (28/6/1018).

Baca juga : Penyumbang Devisa Negara, Pemerintah Harus Belajar dari Drama Korea

Untuk diketahui  sebelumnya, dilatari aspirasi sejumlah kelompok masyarakat yang terdiri dari perseorangan Muhammad Hafidz dan Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa dan Perkumpulan Rakyat Proletar menginginkan Jusuf Kalla kembali maju mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pemilu 2019.

Namun karena ada ketentuan a quo, dinilai sekelompok masyarakat telah menghambat Jusuf Kalla untuk kembali maju sebagai calon wakil presiden dalam Pemilu 2019.

Baca juga : Strategi Implementasi "Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila", Menyemai Nilai Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman

 Sementara dalam pertimbangannya, Majelis hakim konstitusi menyatakan pemohon tidak memiliki legal standing atau kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan. Menurut hakim, ketentuan itu tak berdampak langsung kepada pemohon. (hdr)

 

Baca juga : Satgas Yonif 742/SWY Perkenalkan Ecobrick Kepada Para Murid Di Perbatasan RI- RDTL
Artikel Terkait
Penyumbang Devisa Negara, Pemerintah Harus Belajar dari Drama Korea
Strategi Implementasi "Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila", Menyemai Nilai Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman
Satgas Yonif 742/SWY Perkenalkan Ecobrick Kepada Para Murid Di Perbatasan RI- RDTL
Artikel Terkini
Didik J Rachbini: Salim Said Maestro Intelektual yang Paling Detail dan Mendalam
Penyumbang Devisa Negara, Pemerintah Harus Belajar dari Drama Korea
Bupati Tanahdatar buka Grand Opening Sakato Aesthetic
Strategi Implementasi "Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila", Menyemai Nilai Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman
Satgas Yonif 742/SWY Perkenalkan Ecobrick Kepada Para Murid Di Perbatasan RI- RDTL
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas