INDONEWS.ID

  • Senin, 01/10/2018 19:01 WIB
  • Sri Mulyani: Akan Membuat Instrumen Baru Pembiayaan Penanggulangan Bencana

  • Oleh :
    • budisanten
 Sri Mulyani: Akan Membuat Instrumen Baru Pembiayaan Penanggulangan Bencana
Sri Mulyani, tanggung jawabnya adalah bagaimana menciptakan sumber dana dan mekanisme untuk pembiayaan tersebut. (Foto Ist)

Jakarta, INDONEWS ID – Peristiwa tsunami yang menimpa Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah membuat Sri Mulyani mencari instrumen baru untuk pembiayaan bencana alam yang terjadi di Indonesia.

Sebagai Negara yang rawan bencana alam, Indonesia seharusnya memiliki instrumen baru sebagai langkah cepat tanggap dalam penanganan musibah alam tersebut. Hal inilah yang dikatakan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani, tadi pagi di kantornya, Senin (1/10).

Baca juga : Gempa Berkekuatan M 7,1 Terjadi di Daruba Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Dalam waktu dekat ini, jika tak ada hambatan Pemerintah Republik Indonesia akan membicarakan instrumen tersebut dengan bantuan para ahli dari berbagai negara pada pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali.

"Supaya Indonesia bisa ciptakan instrumen baru antar daerah yang bisa masuk dalam APBN kita, bagaimana suatu support pada suatu daerah yang terkena bencana bisa langsung dilakukan," tuturnya.

Selain akan membicarakan instrumen di atas, Pemerintah rencananya akan menyusun beberapa langkah terkait hal tersebut. Diharapkan dengan penyusunan instrumen-instrumen baru itu bisa meningkatkan kesiapan daerah dalam penanganan bencana alam.

Ia berharap nantinya setiap daerah memiliki cukup kesiapan dalam penanganan musibah yang terjadi.

Baca juga : Ini Isi Curhat Stafsus Sri Mulyani ke Anies soal Utang-Piutang Pusat

“Kami tentu tanggung jawabnya adalah gimana menciptakan sumber dana dan mekanisme untuk pembiayaan tersebut," katanya. (Abdi.K)

Baca juga : Menkeu Akui Data Penerima Bansos Masih Tumpang Tidih
Artikel Terkait
Gempa Berkekuatan M 7,1 Terjadi di Daruba Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami
Ini Isi Curhat Stafsus Sri Mulyani ke Anies soal Utang-Piutang Pusat
Menkeu Akui Data Penerima Bansos Masih Tumpang Tidih
Artikel Terkini
Dorong Pelaku UMKM, Alametric Inisiasi Program Bakti Negeri
Tidak Ada Soal Rekrutmen CPNS, Ini Kata MenPAN Tjahjo Kumolo
Sisi Positif Perubahan Budaya Masyarakat Akibat Adaptasi Kebiasaan Baru
Pilkada Serentak 2020 Digelar Desember, Arif Budiman: Regulasi Tidak Berubah
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat Ke Jokowi
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gimli