INDONEWS.ID

  • Rabu, 02/01/2019 20:20 WIB
  • Fokus Penanganan Korban Bencana Alam, Jokowi Tunda Pelantikan Kepala BNPB

  • Oleh :
    • Ronald T
Fokus Penanganan Korban Bencana Alam, Jokowi Tunda Pelantikan Kepala BNPB
Pelantikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) yang direncanakan akan digelar pada Rabu, (2/1/2019) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditunda. Menurut Jokowi, saat ini fokus pemerintah yaitu penanganan korban bencana alam.

Lampung, INDONEWS.ID - Pelantikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) yang direncanakan akan digelar pada Rabu, (2/1/2019) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditunda.

Penundaan ini lantaran Presiden Jokowi meminta Laksamana Muda Purnawirawan Willem Rampangilei meninjau langsung penanganan dampak longsor di Sukabumi,  Jawa Barat.

"Pak Willem, tadi pagi saya perintahkan ke Sukabumi. Karena kita tahu di awal tahun ini ada bencana longsor lagi," kata Jokowi usai meninjau korban terdampak tsunami Selat Sunda di tempat pengungsian, Tenis Indoor Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (02 /01/2019)

Jokowi tidak menjelaskan secara rinci penundaan pelantikan tersebut, tetapi ditegaskan olehnya, saat ini fokus pemerintah yaitu penanganan korban bencana alam.

Sebelumnya, Jokowi dijadwalkan melantik kepala BNPB yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu ini (2/1/2019). Orang nomor satu di republik ini menunjuk Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Letnan Jenderal Doni Monardo untuk menggantikan Willem.

Hanya saja, pelantikan itu ditunda lantaran Jokowi mengunjungi korban terdampak tsunami Selat Sunda di Provinsi Lampung hari ini. (ronald)




 

Baca juga : Presiden Jokowi Yakin Indonesia Berpeluang Besar Lewati "Middle Income Trap"
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Yakin Indonesia Berpeluang Besar Lewati "Middle Income Trap"
Penyebab Jokowi Gembira di Tengah Gelombang Amarah pada Menteri KIM
Geram, Jokowi Sebut Penanganan Covid-19 Biasa-Biasa Saja
Artikel Terkini
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Lindungi Diri dengan Protokol Kesehatan
Sinergitas TNI-Polri Diperlukan dalam Upaya Penanggulangan Terorisme
Dinkes Kaltara: Rapid Test Bukan Diagnostik, Hanya untuk Screening Awal
Mediasi Konflik Bupati dan DPDR Jember, Ini Penjelasan Sekjen Kemendagri
Kasus Positif Covid-19 Masih Tinggi, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Waspada Penularan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gandalf