INDONEWS.ID

  • Rabu, 20/03/2019 22:31 WIB
  • Kepala Humas BNPB : 40 Korban Meninggal Yang Belum Teridentifikasi Akan Dikubur Massal

  • Oleh :
    • Ronald T
Kepala Humas BNPB : 40 Korban Meninggal Yang Belum Teridentifikasi Akan Dikubur Massal
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan sebanyak 40 korban yang belum teridenfifikasi ini akan dimakamkan massal, pada Kamis (21/3/2019) besok.

Jakarta, INDONEWS.ID - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan sebanyak 40 korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang yang menerjang Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, belum teridentifikasi.

Rencananya, ke-40 korban tersebut akan dimakamkan massal, pada Kamis (21/3/2019) besok.

"Ada 40 korban meninggal dunia yang belum diidentifikasi sehingga Bupati Jayapura memutuskan korban akan dimakamkan secara massal besok," ujar Sutopo melalui keterangan tertulis, Rabu (20/3/2019).

Disampaikan Sutopo, keputusan tersebut diambil setelah melakukan diskusi dengan pihak keluarga dan gereja. Ia mengatakan, pihak pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan dan perlengkapan lainnya untuk proses pemakaman massal itu.

"Pemakaman massal diputuskan setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pihak gereja yang dituangkan dalam bentuk tertulis. Pemda Jayapura sudah menyiapkan lahan dan kendaraan untuk pemakaman massal," tandasnya. (rnl)



 

Baca juga : Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Fakfak, Petuanan Fatagar Lakukan Pemetaan Wilayah Adat
Artikel Terkait
Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Fakfak, Petuanan Fatagar Lakukan Pemetaan Wilayah Adat
Riau Kembali Dilanda Karhutla, Satgas Lakukan Pemadaman dan Pendinginan
Longsor di Kota Palopo Sulawesi Selatan, Sembilan Rumah Rusak Berat
Artikel Terkini
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Lindungi Diri dengan Protokol Kesehatan
Sinergitas TNI-Polri Diperlukan dalam Upaya Penanggulangan Terorisme
Dinkes Kaltara: Rapid Test Bukan Diagnostik, Hanya untuk Screening Awal
Mediasi Konflik Bupati dan DPDR Jember, Ini Penjelasan Sekjen Kemendagri
Kasus Positif Covid-19 Masih Tinggi, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Waspada Penularan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gimli