INDONEWS.ID

  • Kamis, 20/06/2019 23:10 WIB
  • KPK Perpanjang Masa Tahanan Romi

  • Oleh :
    • Ronald
KPK Perpanjang Masa Tahanan Romi
Tersangka suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) yang juga merupakan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

Jakarta, INDONEWS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi memperpanjang masa penahanan tersangka suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) yang juga merupakan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy, selama 30 hari ke depan.
 
"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan selama 30 hari untuk RMY," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, (20/6/2019).

Febri menginformasikan, perpanjangan penahanan tersangka yang akrab disapa Romi tersebut, terhitung sejak 25 Juni sampai 24 Juli 2019.  Menurutnya, masa penahanan tersebut diperpanjang karena untuk kepentingan penyidikan. 

Baca juga : Kasal Tandatangani Penyerahan Tanah Rampasan Negara dari KPK Diatas KRI Dewaruci

Diberitakan banyak media massa, KPK menetapkan Romi sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag. Dalam kasus tersebut, Romi diduga mengatur jabatan di Kemenag pusat dan daerah.
 
Romi diduga menerima suap dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin. Suap diberikan agar Romi mengatur proses seleksi jabatan untuk kedua penyuap tersebut.
 
Romi selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b ayat (1) atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Sementara untuk dua orang lainnya, yakni Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin selaku penyuap dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Muafaq juga dijerat Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (rnl)

Baca juga : Dinilai Lamban dan Tidak Transparan, MAKI Gugat KPK Ke PN Jaksel
Artikel Terkait
Kasal Tandatangani Penyerahan Tanah Rampasan Negara dari KPK Diatas KRI Dewaruci
Dinilai Lamban dan Tidak Transparan, MAKI Gugat KPK Ke PN Jaksel
KPK Panggil Pengacara Hotma Sitompul Terkait Kasus Korupsi Bansos
Artikel Terkini
Bangkutaman Rilis Single Ketiga Bertajuk "Tabib"
Penandatanganan Dukungan Pembangunan Zona Iintegritas Bid Humas Polda Kepri Menuju Wilayah Bebas dan Korupsi
Eka putra dan Richi Aprian Dilantik Sebagai Bupati Tanah Datar oleh Gubernur Sumatera Barat
Tindaklanjuti Instruksi Mendagri, Bupati Landak Gelar Sosialisasi PPKM
Ciptakan Dunia Maya yang Sehat, Edukasi Ruang Publik Harus Terus Dilakukan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir