INDONEWS.ID

  • Rabu, 23/10/2019 11:40 WIB
  • Jokowi Ajak Anggota Kabinet Indonesia Maju Perangi Korupsi

  • Oleh :
    • Marsi Edon
Jokowi Ajak  Anggota Kabinet Indonesia Maju Perangi Korupsi
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma`ruf Amin foto bersama anggota kabinet Indonesia Maju.(Antara Foto)

Jakarta,INDONEWS.ID - Presiden Joko Widodo memberikan tuju point khusus yang mesti yang dilaksanakan oleh anggota kabinet Indonesia maju selama menjabat sebagai menteri.Pada Point pertama, Jokowi memberikan penekanan terhadap aspek penengakan hukum terutama dalam pemberantasan korupsi.

Tuju point tersebut disampaikan oleh Jokowi setelah membaca seluruh nama-nama menteri yang akan membantu dirinya dalam kabinet. Hal ini disampaikan sebagai arahan awal dari presiden sebagai kepala pemerintahan.

Baca juga : Gagal Tangani Corona, Indonesia Menanti Pamit Menkes Terawan

"Jangan korupsi, ciptakan sistem yang menutup cela terjadinya korupsi," kata Jokowi kepada seluruh menteri yang telah dibacakan namanya.

Sebelumnya, Jokowi memperkenalkan satu persatu nama-nama menteri untuk periode kedua pemerintahannya. Ia juga mengganti nama kabinetnya, dari Indonesia kerja di periode pertama menjadi kabinet Indonesia Maju di periode kedua.

Baca juga : Prioritas Penanganan Covid-19 di 9 Provinsi, Ini Pertimbangan Jokowi

Perkenalan nama-nama menteri kali ini, sangat menarik untuk diperhatikan. Menariknya, karena Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma`ruf Amin serta calon-calon menterinya duduk lesehan di depan Istana Negara.

Berikut adalah tuju point yang ditekankan oleh Jokowi kepada seluruh anggota kabinetnya:

Baca juga : Rizal Ramli Sarankan Jokowi Angkat Jonan Jadi Komut Pertamina, Ahok Jadi Dubes

1. Jangan korupsi, ciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi.
2. Tidak ada visi dan misi menteri, yang ada visi dan misi presiden dan wakil presiden.
3. Kerja cepat, kerja keras, kerja produktif.
4. Jangan terjebak rutinitas yang monoton
5.kerja berorientasi pada hasil nyata!. Tugas kita tidak hanya menjamin sent, tetapi delivered.
6. Selalu cek masalah di lapangan dan temukan solusinya!
7. Semua harus serius dalam bekerja. Saya pastikan yang tidak bersungguh-sungguh, tidak serius, bisa saya copot di tengah jalan!*

 

Artikel Terkait
Gagal Tangani Corona, Indonesia Menanti Pamit Menkes Terawan
Prioritas Penanganan Covid-19 di 9 Provinsi, Ini Pertimbangan Jokowi
Rizal Ramli Sarankan Jokowi Angkat Jonan Jadi Komut Pertamina, Ahok Jadi Dubes
Artikel Terkini
Pakar Bagikan Solusi Menjaga Netralitas ASN dalam Pilkada 2020
Ganja Ditolak untuk Kepentingan Kesehatan, Koalisi Masyarakat Sipil Ajukan Sengketa Informasi Publik
Mendagri Instruksikan Penjabat Sementara Jaga Netralitas di Pilkada 2020
Kepala BNN RI Lantik dan Lepas Pejabat di Lingkungan BNN RI
Polrestabes Medan Tangkap 3 Pejabat Pemkab Aceh Terkait Narkoba
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir