INDONEWS.ID

  • Senin, 25/11/2019 14:22 WIB
  • Presiden Jokowi Akan Hadiri ASEAN-RoK CEO Summit Hingga Pertemuan Bilateral dengan Presiden Moon Jae-in

  • Oleh :
    • very
Presiden Jokowi Akan Hadiri ASEAN-RoK CEO Summit Hingga Pertemuan Bilateral dengan Presiden Moon Jae-in
Retno di Busan, Minggu, 24 November 2019. (Foto: Ist)

Busan, INDONEWS.ID -- Sejumlah agenda telah menanti Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Korea Selatan, Senin, 25 November 2019. Agenda pertama yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi adalah pertemuan dengan ilmuwan dan peneliti dari Indonesia.

Setelah itu, Presiden Jokowi akan melakukan peninjauan pameran inovasi pelayanan publik di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO). Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Indonesia turut ambil bagian dalam pameran tersebut.

Baca juga : Presiden Jokowi Yakin Indonesia Berpeluang Besar Lewati "Middle Income Trap"

"Indonesia berpartisipasi di dalam pameran tersebut dan Indonesia menampilkan dua hal yaitu SP4N-LAPOR! dan juga e-HakCipta," kata Retno di Busan, Minggu, 24 November 2019.

Presiden Jokowi kemudian akan menghadiri ASEAN-Republic of Korea (RoK) CEO Summit. Retno menuturkan, Presiden Jokowi akan menjadi salah satu pembicara kunci pada sesi pertama pertemuan.

Baca juga : Penyebab Jokowi Gembira di Tengah Gelombang Amarah pada Menteri KIM

"Kemudian setelah itu Bapak Presiden akan melakukan working luncheon dengan beberapa CEO terpilih dari Korea Selatan," imbuhnya seperti dikutip dari siaran Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Selanjutnya, Presiden Jokowi diagendakan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Retno menjelaskan, Presiden Jokowi dan Presiden Moon juga akan menyaksikan penandatanganan 3 kesepakatan antara kedua negara.

Baca juga : Presiden Minta Menteri Tidak Bekerja Datar-datar Saja Terkait Penanganan Pandemi

"Ada 3 kesepakatan yang akan ditandatangani di depan kedua Presiden. Pertama adalah mengenai selesainya negosiasi Comprehensive Economic Partership antara Indonesia dan RoK. Kedua adalah bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik dan dinas. Ketiga adalah MoU mengenai Technical Cooperation on Capital City Relocation and Development," jelasnya.

Pada malam harinya, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana dijadwalkan untuk menghadiri jamuan santap malam dalam rangka KTT ASEAN-RoK. KTT ASEAN-RoK ini, menurut Menlu Retno, adalah KTT yang digelar untuk memperingati 30 tahun hubungan ASEAN dengan RoK.

"Jadi ini adalah commemorative summit antara ASEAN dan RoK," pungkasnya. (Very)

Artikel Terkait
Presiden Jokowi Yakin Indonesia Berpeluang Besar Lewati "Middle Income Trap"
Penyebab Jokowi Gembira di Tengah Gelombang Amarah pada Menteri KIM
Presiden Minta Menteri Tidak Bekerja Datar-datar Saja Terkait Penanganan Pandemi
Artikel Terkini
Alasan Jhon Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri Idham Asiz
Ada Masalah PPDB di DKI Jakarta, Kemendagri Lakukan Mediasi
Rizal Ramli: The Real Leader Diuji pada Masa Krisis
Mengejutkan! Ini Pengakuan Istana soal Isu Reshuffle Kabinet Menteri Jokowi
Reshuffle Kabinet Menguat, Ini Calon Kuat Menteri ESDM Baru
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gimli