INDONEWS.ID

  • Rabu, 18/12/2019 20:01 WIB
  • Reaksi Jokowi Terkait Kepala Daerah Simpan Duit di Kasino

  • Oleh :
    • Ronald Tanoso
Reaksi Jokowi Terkait Kepala Daerah Simpan Duit di Kasino
Presiden Joko Widodo. (Foto:Ist)

Balikpapan, INDONEWS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi berita yang beredar terkait temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal adanya penempatan dana dalam rekening kasino di luar negeri milik kepala daerah. 

Menurut eks Wali Kota Solo ini, jika memang benar apa yang dilakukan oleh kepala daerah tersebut, ini merupakan tindakan yang tidak terpuji. Bahkan, Presiden Jokowi tidak bisa membayangkan ada kepala daerah yang bisa menyimpan uang di kasino.

Baca juga : Diteken Jokowi, Warga Bakal Terima BLT Rp600 Ribu Per Keluarga Selam Tiga Bulan

"Tapi yang jelas sangat tidak terpuji, kalau ada kepala daerah nggak bener, kepala daerah menyimpan uang di kasino, nggak bisa membayangkan nyimpan uang kok di kasino, belum bisa komentar," ujar Jokowi di Balikapan, Kalimantan Timur, Rabu (18/12/2019). 

Meski demikian, hingga saat ini Presiden mengaku belum mendapat laporan terkait temuan tersebut.

Baca juga : Presiden: Indonesia Miliki 3 Persoalan di Dunia Pendidikan yang Harus Diatasi

"Saya belum dapat laporan secara tertulis maupun lisan mengenai hal itu. Jadi belum bisa berkomentar banyak," tandasnya.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menindaklanjuti temuan PPATK soal adanya penempatan dana dalam rekening kasino di luar negeri milik kepala daerah. Diketahui, temuan duit itu dalam bentuk valuta asing.

Baca juga : Presiden Jokowi Ingin Seluruh Desa Dapat Segera Nikmati Listrik

"Kami akan coba kirim staf ke PPATK. Baiknya itu temuan PPATK dibahas internal agar kita bisa melakukan pembinaan dengan baik," ujar Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, Senin (16/12/2019) lalu.

Sebelumnya, PPATK menemukan sejumlah transaksi kepala daerah melakukan penempatan dana dalam bentuk valuta asing ke rekening kasino di luar negeri. Temuan PPATK itu nilainya setara Rp 50 miliar. (rnl)

Artikel Terkait
Diteken Jokowi, Warga Bakal Terima BLT Rp600 Ribu Per Keluarga Selam Tiga Bulan
Presiden: Indonesia Miliki 3 Persoalan di Dunia Pendidikan yang Harus Diatasi
Presiden Jokowi Ingin Seluruh Desa Dapat Segera Nikmati Listrik
Artikel Terkini
Terungkap! Kronologis dan Misteri Penemuan Mayat Pasangan Bugil di Atas Sajadah di Solo
Manfaatkan AMMDes Cegah Korona, Kemenperin Apresiasi Puskesmas di Lebak
Lawan Covid-19, Andalkan Resources dan Sains Sebagai Ujung Tombak
Pakar Otda : Pemerintah Harus Antisipatif
Kebohongan Antargenerasi: Catatan Kelam Kuliah Berbayar Mahasiswa Indonesia di Luar Negeri
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas