INDONEWS.ID

  • Kamis, 05/03/2020 09:01 WIB
  • Deputi Bidang Pencegahan BNN Hadiri Homeland Security Conference

  • Oleh :
    • hendro
Deputi Bidang Pencegahan BNN Hadiri Homeland Security Conference
Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Irjen Pol Drs Anjan Pramuka Putra, S.H, M.Hum _Managing Director  Comexposium Singapore_ Mr. Andrew Marriot selaku Ketua penyelenggara konferensi dan pameran _Homeland Security_

Jakarta, INDONEWS.ID - Permasalahan keamanan dalam negeri dan penegakan hukum   terutama yang berkaitan dengan kejahatan terorisme, kejahatan siber, kejahatan lintas negara dan masalah kamtibmas  menjadi perhatian utama setiap negara di seluruh dunia. 

Melihat potensi gangguan keamanan di seluruh dunia yang semakin berkembang dewasa ini,  _Homeland Security (HLS) Indonesia_  mengadakan kegiatan konferensi dan pameran yang bertujuan untuk  memberikan wawasan, strategi dan inovasi alat keamanan dalam rangka  mengantisipasi segala bentuk kejahatan dengan menggunakan alat serta teknologi moderen dan mutakhir.  

Baca juga : Sambut Hari Santri Nasional, Pimpinan Rumah Tahfidz Umi E Kulsum : Santri Harus Paham IT

Pada acara pembukaan _Homeland Security Conference_ yang dilaksanakan di Plenary Hall Jakarta Convention Center,   Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Irjen Pol Drs Anjan Pramuka Putra, S.H, M.Hum tampak hadir  mewakili Kepala BNN RI bersama dengan Kepala BSSN Letjen TNI Hinsa Siburian dan pejabat negara lainnya, Rabu (04/03).

Acara konferensi dan pameran _Homeland Security_  rencananya akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 4 - 6 Maret 2020 dan diikuti lima belas negara mulai dari Australia, Finlandia, Perancis, Jerman, Hongkong, Italia, Lithuania, Malaysia, Republik Belarus, Slovakia, Belanda, Inggris, Amerika Serikat dan Indonesia.

Baca juga : Tim Gabungan Pencari Fakta : KKSB Dibalik Kasus Pembunuhan di Intan Jaya

Pada kata  sambutannya,   _Managing Director  Comexposium Singapore_ Mr. Andrew Marriot selaku Ketua penyelenggara konferensi dan pameran _Homeland Security_ mengatakan bahwa  perkembangan kejahatan di era globalisasi saat ini demikian pesat dan harus ada upaya antisipasi maksimal dari setiap negara untuk melindungi setiap warga negaranya. 

Meskipun saat ini terdapat kasus wabah virus Corona yang melanda dunia, Andrew mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh peserta konferensi dan pameran serta berharap acara HLS dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi yang nyata dalam upaya  menjaga keamanan negara.

Baca juga : Lembaga Harus Hilangkan Ego Sektoral untuk Wujudkan Konvergensi Program Pencegahan Stunting

Acara _Opening Ceremony_  dibuka dengan pemukulan gong oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Letjen TNI Hinsa Siburian mewakili Menkumham RI dan dilanjutkan dengan peninjauan ke _booth_  pameran _Homeland Security_ yang diikuti oleh lebih kurang seratus _exhibitor_ yang berkaitan dengan teknologi peralatan keamanan dalam negeri.

Saat mengunjungi _booth_ pameran BNN RI, Deputi Pencegahan yang didampingi Karo Humas dan Protokol  menjelaskan kepada Kepala BSSN dan undangan yang hadir tentang jenis-jenis narkotika dan upaya Pencegahan dan  Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika  (P4GN) yang dilakukan BNN RI dalam melindungi masyarakat Indonesia dari bahaya narkoba.

Selain _booth_ yang megah yang ditampilkan BNN RI, pengunjung juga diberikan  merchandise yang menarik serta dipersilahkan melakukan foto selfie di _Selfie Machine_ yang dimiliki Deputi Pencegahan. 

Selain itu juga ditampilkan produk-produk  industri rumahan dari warga binaan antara lain tas, tempat tisue, parfum dan kerajinan tangan lainnya serta terdapat pula  "Pojok Rehabilitasi" yang siap melayani masyarakat untuk  konsultasi gratis terkait rehabilitasi terhadap korban narkoba.

Di sela acara pameran, unit K-9 BNN RI juga  memberikan demo  peragaan tentang aksi anjing pelacak yang menemukan barang bukti narkotika di tempat tersembunyi dan tas penonton yang bersedia menjadi model dalam performance K-9 tersebut.

Artikel Terkait
Sambut Hari Santri Nasional, Pimpinan Rumah Tahfidz Umi E Kulsum : Santri Harus Paham IT
Tim Gabungan Pencari Fakta : KKSB Dibalik Kasus Pembunuhan di Intan Jaya
Lembaga Harus Hilangkan Ego Sektoral untuk Wujudkan Konvergensi Program Pencegahan Stunting
Artikel Terkini
Sambut Hari Santri Nasional, Pimpinan Rumah Tahfidz Umi E Kulsum : Santri Harus Paham IT
Tim Gabungan Pencari Fakta : KKSB Dibalik Kasus Pembunuhan di Intan Jaya
Purnabakti Ketua GMKI Tarakan: Melayani dengan Segenap Hati, Jiwa-Raga, dan Pikiran
Lembaga Harus Hilangkan Ego Sektoral untuk Wujudkan Konvergensi Program Pencegahan Stunting
Satgas Covid-19 Minta Fasilitas Kesehatan Patuhi Ketentuan Tarif Swab Tes
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir