INDONEWS.ID

  • Kamis, 12/03/2020 13:30 WIB
  • WHO Tetapkan Virus Corona Jadi Pandemi, Moeldoko Jelaskan Respon Istana

  • Oleh :
    • Marsi Edon
WHO Tetapkan Virus Corona Jadi Pandemi, Moeldoko Jelaskan Respon Istana
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko. (Foto:Jawapos.com)

Jakarta, INDONEWS.ID - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko menerangkan, pemerintah terus melakukan koordinasi dan kerja sama dalam menangani virus corona yang telah masuk di Indonesia. Hal ini sampaikan setelah WHO menetapkan virus corona sebagai pendemi.

Menanggapi penetapan Corona sebagai pendemi, kata Moeldoko, Kantor Staf Kepresidenan akan mengundang seluruh semua pihak, antara lain komunitas kesehatan dan dokter serta Perguruan Tinggi untuk menangani masalah ini.

Baca juga : Update Covid-19, Positif COVID-19 Bertambah 1.671, Total Jadi 74.018 Kasus

"Intinya itu sebuah ketentuan WHO yang menjadi rujukan utama, dari Kemenkes pasti mengantisipasi tentang hal itu. Kami KSP juga saat ini sedang mengundang semua potensi di perguruan tinggi, masyarakat, komunitas kesehatan, kumpulan dokter-dokter akan kami undang, kami ajak bersama menyelesaikan persoalan ini," kata Moeldoko kepada media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis,(12/03/2020)

Moeldoko juga menegaskan, pihaknya akan mengedepankan tim-tim kesehatan dalam rangka menangani masalah ini. Hal ini penting dilakukan agar masalah corona ini tidak menyebar luas ke seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga : Penggunaan Masker, Kunci Pencegahan Penularan Covid-19 Melalui Udara di Ruang Tertutup

"Jadi kita tidak bertumpu pada dinkes, Kemenkes, tapi juga bagaimana teman-teman yang tersebar di perguruan tinggi, terutama yang ilmu kesehatan. Besok akan kami undang,"jelasnya.

Untuk diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan virus corona sebagai pendemi. Penetapan ini dilakukan seiring dengan adanya peningkatan kasus positif corona di seluruh dunia.*

Baca juga : Covid-19 Masih Berlangsung, Ketum PBNU Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
Artikel Terkait
Update Covid-19, Positif COVID-19 Bertambah 1.671, Total Jadi 74.018 Kasus
Penggunaan Masker, Kunci Pencegahan Penularan Covid-19 Melalui Udara di Ruang Tertutup
Covid-19 Masih Berlangsung, Ketum PBNU Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
Artikel Terkini
Wacana Reshuffle Kabinet Jokowi, Tanggapan Menteri Erick Tohir Mengejutkan
Update Covid-19, Positif COVID-19 Bertambah 1.671, Total Jadi 74.018 Kasus
Pilot Terlibat Narkoba, Garuda: Kita Akan Dipecat, Tak Ada Toleransi!
Resuffle Kabinet Maju Mundur
KSAD Ceritakan Kronologi 1.280 Orang di Secapa AD Positif Corona
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gimli