INDONEWS.ID

  • Kamis, 12/03/2020 20:01 WIB
  • Sylviana Murni Dorong Peran Swasta dan Masyarakat Hadapi Virus Corona

  • Oleh :
    • Marsi Edon
Sylviana Murni Dorong Peran Swasta dan Masyarakat Hadapi Virus Corona
Anggota DPD RI Provinsi DKI Jakarta, Sylviana Murni, saat menerima Pengurus Pusat Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) di Nusantara III Komplek Parlemen, Jakarta.(Foto:Istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID - Anggota DPD RI Provinsi DKI Jakarta Sylviana Murni menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap virus corona (Covid-19). Menghadapi penyebaran virus, masyarakat diminta tidak perlu takut dan panik.

"Masyarakat harus waspada terhadap virus corona. Namun tidak perlu takut dan panik terhadap penyebarannya,” ucap Sylviana saat menerima Pengurus Pusat Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) di Nusantara III Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (12/3).

Baca juga : Kementan Tegaskan Kalung Anti Virus Corona Bukan Vaksin

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia saat ini mengemukakan total kasus virus corona berjumlah 34 orang. Satu pasien kasus virus corona dilaporkan meninggal, pasien tersebut adalah warga negara Inggris berusia 53 tahun.

Menurut Sylviana untuk menghadapi penyebaran virus corona tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Namun harus ada peran serta dengan pihak swasta dan masyarakat.

Baca juga : Update Corona 27 Juni, Kasus Positif 1.385, Pasien Sembuh Menjadi 21.909

"Jadi kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Tapi harus ada peran serta dari swasta dan masyarakat dalam menghadapi virus corona,” paparnya.

Sylviana juga menghimbau media sosial tidak memberikan berita-berita bohong mengenai virus corona. Lantaran akan menyebabkan kepanikan masyarakat.

Baca juga : Kabar Baik, 11 Provinsi Tidak Melaporkan Penambahan Kasus Positif Covid-19

"Saya berharap di media sosial jangan menyebarkan berita-berita hoax (bohong) karena menimbulkan kepanikan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Heryadi dari PAEI berharap pemerintah daerah bisa mensosialisasikan pencegahan virus corona kepada masyarakat. Karena bisa saja virus corona menyebar ke daerah-daerah lain.

"Pemerintah daerah harus meningkatkan pemahaman masyarakat atas pencegahan virus corona. Karena mungkin saja penyebaran virus hinga ke daerah-daerah,” paparnya.

Heryadi juga menilai kasus virus corona di Indonesia masih bisa terus bertambah. Tentunya pemerintah jangan sampai lengah dalam mengantisipasi penyebaran virus terutama dari lini pelayanan kesehatan.

"Lini pelayanan kesehatan merupakan garda terdepan. Maka pemerintah bisa menguatkan pelayanan kesehatan seperti Puskesmas baik itu dari laboratorium,” harapnya sebelum bertemu dengan delegasi Kaukus Perempuan Parlemen.

 

Artikel Terkait
Kementan Tegaskan Kalung Anti Virus Corona Bukan Vaksin
Update Corona 27 Juni, Kasus Positif 1.385, Pasien Sembuh Menjadi 21.909
Kabar Baik, 11 Provinsi Tidak Melaporkan Penambahan Kasus Positif Covid-19
Artikel Terkini
Kunjungan Kerja Ke Surabaya, Doni Monardo Dorong Peran Kampus Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru
Dukung Kesehatan di Masa Pandemi, Li Foundation Bagikan Pisang dan Kelapa Muda untuk Para Pesepeda
Mahfud MD Ungkap Alasan Menteri Lambat Cairkan Anggaran di Tengah Covid-19
Ini Dua Prediksi Rizal Ramli yang Terbukti Benar
Ini Strategi Banyuwangi Ketika Buka Kembali Sektor Pariwisata
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gandalf