INDONEWS.ID

  • Jum'at, 03/07/2020 17:30 WIB
  • Bupati Kutai Timur Kena OTT KPK Bareng Istri yang Juga Jabat Ketua DPRD

  • Oleh :
    • Rikardo
Bupati Kutai Timur Kena OTT KPK Bareng Istri yang Juga Jabat Ketua DPRD
Bupati Kutai Timur Ismunandar bersama Istri yang juga Jabat Ketua DPRD Kutai Timur Encek UR Firgasih (Foto: ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Kutai Timur, Ismunandar, beserta istrinya Encek UR Firgasih pada Kamis (2/7) malam. Encek diketahui juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kutai Timur, Kalimantan Timur.

"Iya (Encek Firgasih Ketua DPRD Kutai Timur)," kata Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, yang dilansir pada Jumat (3/7).

Baca juga : Pakar Menilai Perubahan Sistem Pegawai KPK Riskan Dengan Tindakan Korupsi

Encek menjabat sebagai Ketua DPRD Kutai Timur sejak September 2019 untuk masa bakti 2019-2024.

Dia terpilih sebagai pimpinan DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Hasil Pemilihan Legislatif 2019, partai berlambang Ka`bah tersebut telah menguasai lima kursi di DPRD Kutai Timur.

Baca juga : Dinilai Hambat Proses Pemeriksaan Nurhadi, Koalisi Pemantau Peradilan Kecam Sikap MA

Adapun Ismunandar menjabat sebagai Bupati Kutai Timur untuk periode 2016 hingga 2021. Pria 59 tahun itu juga diketahui aktif sebagai Penasihat Partai Nasional Demokrasi (NasDem).

Sebelumnya KPK menggelar operasi tangkap tangan pada Kamis (2/7) di sejumlah lokasi berbeda, yakni Jakarta, Samarinda, dan Kutai Timur.

Baca juga : KPK Periksa Enam Saksi Terkait Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA

Dalam OTT di Jakarta, tim KPK mengamankan Ismunandar dan Encek serta Kepala Bappeda di sebuah hotel di Jakarta. Selain itu KPK juga mengamankan empat orang lainnya.

Sementara OTT di Samarinda dan Kutai Timur, tim KPK mengamankan delapan orang. Mereka langsung di bawa ke Polresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Polresta Samarinda, kedelapan orang tersebut akan langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK.

KPK mengamankan 15 orang tersebut terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Dalam OTT tersebut turut diamankan sejumlah uang dan buku rekening tabungan bank.*

 

Artikel Terkait
Pakar Menilai Perubahan Sistem Pegawai KPK Riskan Dengan Tindakan Korupsi
Dinilai Hambat Proses Pemeriksaan Nurhadi, Koalisi Pemantau Peradilan Kecam Sikap MA
KPK Periksa Enam Saksi Terkait Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA
Artikel Terkini
Kepala Perwakilan BPKP Jambi Dilantik Jadi Pimpinan Unit Transformasi Digital BPKP
Kisah Pilu Perantau Asal Flores di Bali Makan Ubi Hutan untuk Bertahan Hidup
Kolaborasi Gunakan Masker Kunci Keberhasilan Pencegahan COVID-19
Top! Aksi Heroik Bocah Papua Padamkan Kebakaran Hutan Tuai Pujian
Gotong Royong dalam Kampanye Penggunaan Masker Melawan COVID-19
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gimli