INDONEWS.ID

  • Minggu, 19/07/2020 20:25 WIB
  • Jubir Presiden RI Sebagai Keynote Speaker di Webinar International IAIN Batusangkar

  • Oleh :
    • luska
Jubir Presiden RI Sebagai Keynote Speaker di Webinar International IAIN Batusangkar

Tanahdatar, INDONEWS.ID --- Juru Bicara kepresidenan Republik Indonesia  M. Fadjroel Rahman bertindak  sebagai key note speaker dalam acara Webinar Internasional IAIN Batusangkar dengan tema Revitalisasi Peran Guru Bimbingan dan Konseling di Masa New Normal.

Kegiatan webinar Interansional IAIN tersebut di Inisiatori oleh Mulkismawati merupakan kerjasama Jurusan Bimbingan dan  Konseling IAIN Batusangkar melalui kerjasama dengan Ikatan Bekerjasama dengan Ikatan Alumni Bimbingan dan Konseling lakukan Webinar Internasional dengan tema Revitalisasi Peran Guru Bimbingan dan Konseling di Masa New Normal

Karena .Pandemi Covid-19 mendatangkan perubahan di berbagai lini kehidupan. Berbagai aktivitas dilakukan dalam bentuk virtual. dengan tema Revitalisasi Peran Guru Bimbingan dan Konseling di Masa New Normal. “Tema tentang new normal ini sengaja diangkatkan karena dianggap sangat relevan dengan situasi saat ini

Sementara   pemateri lainnya  masing masing  yaitu Prof. Dr. Mansor Abu Talib dari Universiti Putra Malaysia yang juga naib presiden PERKAMA, Prof. Dr. Muh. Farozin, M.Pd dari Universitas Negeri Yogyakarta yang juga ketua ABKIN serta Dr. Ardimen, M.Pd, Kons dosen Bimbingan dan Konseling dari IAIN Batusangkar sendiri.

Kegiatan yang diikuti oleh 430 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan Malaysia ini di laksanakan via zoom dan juga ditayangkan secara live di https://youtu.be/RP2T1TZkpno dan  berlangsung selama 2 jam 45 Menit. “Webinar ini sungguh luar biasa. Materinya up to date dan pematerinya sangat berkompeten di bidangnya”, ungkap Yogi salah seorang peserta yang setia mengikuti webinar dari awal sampai akhir.

Webinar tersebut dibuka  oleh Dekan FTIK IAIN Batusangkar. “Pihak kampus mengucapkan terimakasih kepada M.Fadjroel Rahman selaku Jubir Kepresidenan RI yang menyempatkan hadir ditengah kesibukannya yang padat,” ungkap Dr. Sirajul Munir, M.Pd. Peran guru Bimbingan dan Konseling dengan berbagai layanannya saat ini sangatlah dibutuhkan karena peserta didik dihadapkan dalam kondisi pandemi Covid-19, tambahnya. Yang bertindak selaku moderator dalam webinar tersebut adalah Khairiyah Khadijah, S.Pd.I, M.Pd, alumni jurusan BK IAIN Batusangkar yang merupakan dosen bimbingan dan konseling di Universitas Riau. 

Dalam paparannya  M. Fadjroel Rahman menjelaskan bahwa di masa new normal ini ada istilah adaptasi baru dimana kita masih dalam kondisi covid-19 yang masih belum ditemukanya vaksinnya sehingga kita harus bisa beradaptasi dengan kondisi baru yang sering disebut oleh Presiden RI dengan istilah 5 M yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga kesehatan, mematuhi protokol kesehatan dan menjaga jarak.

Jubir Presiden juga mengatakan arahan presiden terkait pentingnya gotong royong kemanusiaan. "Presiden Joko Widodo mengatakan, menghadapi Covid-19 seperti berada dalam satu kapal yang sama. Satu yang membocorkan, kita bisa tenggelam semua. Karena itu dibutuhkan model penthahelix. Pemerintah harus bersama-sama dengan perguruan tinggi, seperti di IAIN Batusangkar ini, masyarakat, komunitas bisnis dan media

Keselamatan satu orang di Indonesia sama dengan keselamatan negeri. Keselamatan Indonesia adalah keselamatan dunia untuk 7,7 miliar manusia".

Sedangkan Prof. Mansor Abu Talib menjelaskan bahwa di masa new normal ini guru BK harus menginovasi pelayanannya dengan berbagai pendekatan. Pemanfaatan teknologi dalam pemberian layanan di masa new normal ini adalah sebuah keharusan tambahnya. 

Kemudian  Prof. Muh. Farozin selaku ketua ABKIN menerangkan bahwa karakteristik guru BK adalah life long learner, kreatif dan inovatif, mengoptimalkan  teknologi, reflektif, kolaboratif, menerapkan student centered dan menerapkan pendekatan diferensial.     

Selanjutnya Dr. Ardimen, M.Pd, Kons  mengakui peserta didik membutuhkan berbagai jenis konseling mencakup konseling untuk pemberdayaan, konseling untuk perubahan, konseling untuk inovasi, konseling untuk menumbuhkan kesadaran dan konseling untuk mengatasi masalah dan  Dan harapan yang sama juga disampaikan ungkap Yogi salah seorang peserta yang setia mengikuti webinar dari  yang mengaku puas Webinar ini sungguh luar biasa. Materinya up to date dan pematerinya sangat berkompeten/ dibidangnya  (M.Datuk)

Artikel Terkait
Artikel Terkini
WHO Beri Rekomendasi Indonesia Rapid Test Antigen Covid-19
Ini 48 Negara yang Tidak Gunakan Sistem Presidential Threshold
Ini Legal Standing Rizal Ramli dalam Mengajukan Gugatan PT ke MK
Ansy Lema Laporkan Hasil Kinerja Satu Tahun Sebagai Waki Rakyat NTT di Senayan
BNPB: Acara GPDRR Ajang Promosi Pariwisata Aman Bencana di Kancah Dunia
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir