INDONEWS.ID

  • Minggu, 07/03/2021 14:29 WIB
  • Mahfud MD Tegaskan Istana Tidak pernah Dorong Moeldoko Jadi Ketum Demokrat

  • Oleh :
    • Ronald
Mahfud MD Tegaskan Istana Tidak pernah Dorong Moeldoko Jadi Ketum Demokrat
Presiden Jokowi pada HUT ke-48 PDI Perjuangan.

Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyatakan secara tegas bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) Jokowi tidak pernah mendorong Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat melalui mekanisme Kongres Luar Biasa (KLB).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013 ini juga menampik jika manuver politik Moeldoko itu mendapat persetujuan dari Jokowi untuk menambah koalisi partai pendukung pemerintah.

Baca juga : Menko Mahfud MD Diserbu Netizen Usai Sampaikan Duka Cita ke Tengku Zul

Menurutnya, Jokowi telah mengetahui komposisi partai koalisasi dan kalangan profesional yang ada di dalam pemerintahan.

“Itu sudah ada hitung-hitungannya, itu urusan presiden kita tidak tahu mau diapakan, yang penting kita tidak pernah mendorong pak Moeldoko untuk ke sana [KLB],” kata Mahfud dalam acara Apa Kabar Indonesia TV One, Sabtu (6/3/2021)

Baca juga : Setelah Ditolak Menkumham, Kini Pengadilan Kembali Tolak Dua Gugatan Moeldoko Cs

Meski demikian, Mahfud menegaskan, politik koalisi itu sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden. Hanya saja, Partai Demokrat pimpinan Moeldoko versi KLB itu masih perlu diuji secara hukum di Kemenkumham ihwal keabsahannya.

“Soal nanti terpilih dan betul itu didaftarkan secara partai dan kemudian negara menganggap itu benar-benar partai yang sah itu tentu ada prosedur sendiri untuk menentukan posisi pak Moeldoko,” tuturnya.

Baca juga : Mahfud MD Beri Penjelasan Usai Pernyataannya Tuai Reaksi Negatif di SosMed

Seperti diketahui, Kongres Luar Biasa (KLB) menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021 - 2026. Keputusan diambil dalam Kongres Luar Biasa di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (5/3/2021).

Dalam KLB ini, peserta KLB yang hadir mengusulkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dan mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie sebagai calon Ketum Demokrat.

Berdasarkan voting cepat, Moeldoko lebih banyak didukung daripada Marzuki. Sehingga diputuskan secara langsung Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021 - 2026 hasil Kongres Luar Biasa.

"Memutuskan menetapkan pertama calon ketua tersebut atas voting berdiri maka Pak Moeldoko ditetapkan menjadi ketua umum Partai Demokrat 2021-2026," ujar pimpinan rapat Jhoni Allen Marbun membacakan keputusan KLB. (rnl)

Artikel Terkait
Menko Mahfud MD Diserbu Netizen Usai Sampaikan Duka Cita ke Tengku Zul
Setelah Ditolak Menkumham, Kini Pengadilan Kembali Tolak Dua Gugatan Moeldoko Cs
Mahfud MD Beri Penjelasan Usai Pernyataannya Tuai Reaksi Negatif di SosMed
Artikel Terkini
Jaksa Tuntut Rizieq 2 Tahun Penjara Terkait Kasus Kerumunan Petamburan
Azis Syamsuddin Diperiksa Terkait Penyidik Stepanus
Pembangunan Tidak Berkesinambungan, Banyak Pihak Dukung Pentingnya Haluan Negara
TNI AL Laksanakan Swab Antigen Pasca Libur Idul Fitri
Menkeu Naikkan PPN, Rizal Ramli: Cara-cara Panik dan Tidak Kreatif
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas