INDONEWS.ID

  • Rabu, 22/09/2021 19:23 WIB
  • Perusahaan Swedia Siap Kembangkan Bisnis di Indonesia

  • Oleh :
    • luska
Perusahaan Swedia Siap Kembangkan Bisnis di Indonesia
Perusahaan Swedia,Bisnis di Indonesia

Gothenburg, INDONEWS.ID - Setelah temui Walikota, Duta Besar RI Stockholm melanjutkan agenda kunjungan ke Gothenburg dengan bertemu pimpinan perusahaan-perusahaan besar Swedia yang berpusat di kota tersebut dan telah berkiprah di Indonesia, yaitu Volvo Group, Volvo Cars, SKF dan Ericsson. 

Dalam berbagai kesempatan, Dubes menyampaikan apresiasi atas hubungan bisnis yang telah berjalan baik dengan mitra lokal di Indonesia. Selain itu, Dubes juga mengundang perusahaan Swedia untuk lebih tingkatkan nilai investasi dan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi dan distribusi, serta pengembangan teknologi baru.

Baca juga : Pastikan Arus Barang Kembali Lancar, Menko Airlangga Tinjau Langsung Pengeluaran Barang dan Minta Instansi di Pelabuhan Tanjung Priok Bekerja 24 Jam

”Indonesia is open for business!”, seru Dubes Kamapradipta.

Dalam pertemuan dengan Ericsson, Head of Innovation and Sustainability, Jonas Wilhelmsson, menjelaskan berbagai contoh aplikasi teknologi baru yang saat ini dikembangan Ericsson menggunakan jaringan 5G, terutama pada industri transportasi publik.

Baca juga : Tak Terdaftar di OJK, Perusahaan Investasi asal Hongkong Himpun Dana Masyarakat

”Ericsson meyakini teknologi 5G akan membawa perubahan signifikan dalam berbagai industri, terutama sektor transportasi dan pengembangan kota pintar. Ericsson akan terus bekerja sama dengan mitra lokal di Indonesia untuk perkenalkan teknologi baru tersebut untuk kemajuan sektor-sektor strategis”, ujar Mr. Wilhelmsson. 

Pada site visit ke Volvo Group dan Volvo Cars di pinggiran kota Gothenburg, Dubes bertemu dengan Senior Vice President Per-Erik Lindström, dan Vice President Tomas Andersson, beserta jajaran. Dalam pertemuan, Dubes undang Volvo untuk memanfaatkan perkembangan industri baterai di Indonesia untuk bangun pabrik kendaraan berbasis listrik sekaligus jadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan teknologi baterai.

Baca juga : Tips Memilih Jasa Pengurusan Visa

”Volvo sambut baik perkembangan industri baterai di Indonesia, dan akan pertimbangkan peluang bisnis penggunaan teknologi berbasis listrik. Selain itu, Volvo juga siap memfasilitasi kebutuhan untuk penuhi teknologi transisi, seperti diesel bersih dan hybrid”, ujar SVP Lindström.

Pada akhir rangkaian pertemuan dengan pemain kunci industri di Gothenburg, Dubes bertemu dengan President and CEO SKF, Mr. Rickard Gustafson. Dalam pertemuan, Dubes sampaikan apresiasi atas rencana relokasi bisnis dari negara kawasan ke Indonesia dan pelaksanaan program pendidikan vokasi bagi mahasiswa Indonesia.

”SKF siap untuk kembangkan sayap bisnis di Indonesia dan melakukan investasi untuk tingkatan kapasitas SDM Indonesia”, ujar CEO Gustafson.

Sampai saat ini, terdapat lebih dari 100 perusahaan yang berasal atau memiliki keterkaitan dengan Swedia yang hadir di Indonesia. Bahkan, beberapa perusahaan tersebut telah lama hadir, seperti Ericsson sejak tahun 1907, Volvo sejak tahun 1975 dan SKF sejak tahun 1986. (Lka)


 

Artikel Terkait
Pastikan Arus Barang Kembali Lancar, Menko Airlangga Tinjau Langsung Pengeluaran Barang dan Minta Instansi di Pelabuhan Tanjung Priok Bekerja 24 Jam
Tak Terdaftar di OJK, Perusahaan Investasi asal Hongkong Himpun Dana Masyarakat
Tips Memilih Jasa Pengurusan Visa
Artikel Terkini
Ketua Pengadilan Negeri Batusangkar Dirikan Dapur dan Pendistribusian untuk Korban Banjir Bandang Tanah Datar
Aksi PNM Peduli Serahkan Sumur Bor Untuk Warga Indramayu Dan Tanam Mangrove Rhizophora
PTPN IV Regional 4 Jambi, Bantu Beras Warga Solok
Pastikan Arus Barang Kembali Lancar, Menko Airlangga Tinjau Langsung Pengeluaran Barang dan Minta Instansi di Pelabuhan Tanjung Priok Bekerja 24 Jam
Umumkan Rencana Kedatangan Paus Fransiskus, Menteri Agama Dukung Penuh Pengurus LP3KN
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas