indonews

indonews.id

Jokowi Mania Nilai Mendag M. Luthfi Gagal Mengelola Harga Minyak Goreng

Noel melanjutkan, fakta ini jelas memperlihatkan kegagalan Mendag M Luthfi untuk mengelola harga minyak goreng.

Reporter: very
Redaktur: very
zoom-in Jokowi Mania Nilai Mendag M. Luthfi Gagal Mengelola Harga Minyak Goreng
Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) Imanuel Ebenezer. (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID --- Kegagalan Kementerian Perdagangan dalam mengelola harga eceran minyak goreng membuat kalangan Relawan Jokowi berang. Mereka menilai Menteri Perdagangan, Muhamad Luthfi tidak serius mengurus persoalan minyak goreng.

Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan), Imanuel Ebenezer menegaskan kepolisian harus turun tangan menangani persoalan kelangkaan minyak goreng.

"Ini mainan kartel CPO-lah. Mereka sengaja mengatur harga. Sudah jelas Presiden minta harga turun, ini kok malah jadi langka," ujar Noel di Jakarta, Senin (14/2).

Menurut Noel  berdasarkan data di lapangan, ada banyak penimbunan minyak goreng. Tak hanya itu, ditemukan pula antrean kapal pengangkut CPO yang mengantre di laut. Seakan akan, mereka enggan untuk mengolah CPO minyak goreng.

Noel melanjutkan, fakta ini jelas memperlihatkan kegagalan Mendag M Luthfi untuk mengelola harga minyak goreng.

"Sudah waktunya ada satgas pangan gabungan penegak hukum. Negara tak boleh kalah dalam aksi kartel minyak goreng ini," tegasnya.

Noel mengaku heran dengan kegagalan Mendag. Sepertinya Menteri yang mengaku profesional ini tak punya leadership atau tak punya kemampuan manajerial yang baik.

"Dia bekerja ketika ada perintah. Pemimpin yang baik selalu melakukan antisipasi bukan seperti pemadam kebakaran," tegas aktivis 98 ini.

Dalam Peraturan Menteri Perdagangan No 6 Tahun 2022, HET minyak goreng diatur dengan rincian minyak goreng curah sebesar Rp11.500 per liter, kemasan sederhana sebesar Rp13.500 per liter, dan kemasan premium sebesar Rp14.000 per liter. Kebijakan HET ini mulai berlaku sejak 1 Februari 2022 dan sekaligus mencabut Permendag Nomor 3 Tahun 2022.

Selama kurun waktu empat bulan lebih, lonjakan harga minyak goreng di dalam negeri melesat tanpa kendali. Sejak dua bulan terakhir, minyak goreng juga berkontribusi besar terhadap inflasi.

Meroketnya harga minyak goreng di Indonesia ini jadi ironi, mengingat pasokan minyak sawit di Indonesia selalu melimpah. ***

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas