INDONEWS.ID

  • Senin, 27/03/2023 21:31 WIB
  • Kontributor Indonews Mustafa Akmal Berikan Pelatihan Jurnalistik untuk Guru MTsN 14 dan guru MIN 2 Tanah Datar

  • Oleh :
    • luska
Kontributor Indonews Mustafa Akmal Berikan Pelatihan Jurnalistik untuk Guru MTsN 14 dan guru MIN 2 Tanah Datar

Tanah  Datar, INDONEWS.ID - 25 orang Guru  MTsN   dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Tanah Datar ikuti Pelatihan  Jurnalistik Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan dibuka Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri ( MTsN) 14 Tanah Datar  Afrizal Dt. Sabatang  M.Pd. di Lokal MTsN 14 Tanah Datar Jorong Koto Nan Tuo Nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru.

Pelatihan itu berlangsung selama satu hari Dengan nara sumber  dua wartawan senior Tanah Datar dan juga kontributor Indonews Sumatera Barat  Mustafa Akmal dan Musriadi Musanif dari Singgalang

Baca juga : Bupati Tanah Datar Berikan Bantuan Berobat Gratis pada 59 Masyarakat Tanah Datar

Kepala MTsN 14 Tanah Datar Afrizal   Dt.   Sabatang,   M.Pd. menyampaikan terima kasih kepada nara sumber yang telah memberikan pembekalan kepada  guru MTsN dan MiN 2   Tanah Datar  dan kita harapkan seluruh  guru bisa  mengikuti pelatihan ini  dengan serius  karena kegiatan   ini   bertujuan mengembangkan kemampuan jurnalistik tenaga pendidik dan tenaga kependidikan madrasah.
     Di samping itu  untuk mempersiapkan warga madrasahdalam menyonsong tantangan “Satu Madrasah Satu Berita”yang sedang digalakkan oleh KepalaBidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar H. Hendri Pani Dias,S.Ag, MA.

Sekolah kita punya beberapa program unggulan diantaranya pramuka yang melibatkan alumni sebagai pelatih dan juga program tahfizd. Baru baru ini siswa MTsN 14 menjadi juara II tahfizd tingkat sumbar dan siswa kita sudah ada yang havis 7 jus  nama Hilmi Hidayatullah,

Baca juga : Mahkamah Agung RI Bangun Surau dan bantu biaya pendidikan untuk Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum

Kemudian dalam bidang penulisan sudah ada tiga guru yang sudah membuat buku masing masing Silfia Yarlita 2 buah buku, Desi Marlina 2  buah bulu dan Yeni Nelfia 1 buah  buku namun kita akui belum.banyak terpublikasi kemedia dan mudah mudahan melalui pelatihan ini publikasi makin gencar kita lakukan
   
Kontributor Indonews Sumbar  Mustafa Akmal sebagai Nara sumber  menyampaikan aspresiasi atas program yang dilakukan MTSN 14 Tanah datar dan melalui  program ini memotivasi guru  menulis dan kita berharap kegiatan ini tetap bekelanjutan walaupun yang diberikan baru dasar jurnalistik, Teknik wawancara dan cara penulis dimedia, tapi jika terus berlatih kita yakin sekolah ini akan mampu melahirkan jurnalis andal  

“kami berharap   kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan pada hari ini saja. Kita akan tetap melakukan pertemuan berkala dengan para gutu  untuk berdiskusi dalam rangka mengasah dan mengasuh agar kemampuan menulis gutu  betul-betul bagus dan mantap. Kami siap meluangkan waktu jika pihak sekolah masih membutuhkan untuk mengembangkan kemampuan guru sehingga hasil tulisan bisa dimuat dimedia baik cetak maupun online untuk ikut membantu mempromosikan sekolah MTsN 14 Dan MIN 2 Tanah datar 

Baca juga : Luar Biasa, Bupati Tanah Datar di Daulat Lakukan Orasi Ilmiyah di UNP Padang

Sementara itu Musriadi yang juga sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tanah Datar, saat menyampaikan materi menegaskan, menulis produk informasi memerlukan struktur yang sistematis. Dengan demikian, ujarnya, maka setiap penulis harus memperhatikan tata aturannya.

“Ada rambu-rambu yang harus dipatuhi. Kendati demikian, jangan pula lantaran takut dengan aturan itu, kita malah tidak berbuat sama sekali. Tulislah apa saja, tidak peduli bagaimana tak berhubungannya kalimat-kalimat itu. Pokoknya, mulai sajalah dulu,” tuturnya.

Setelah itu, imbuhnya, baru kemudian ditata sesuai dengan sistematika penulisan. Kalau untuk berita, ujarnya, awali dulu dengan informasi-informasi penting seperti jawaban atas pertanyaan apa, kapan, dan dimana. Setelah itu, baru kemudian menjawab siapa, dan 

Dia mengingatkan, para penulis informasi itu harus menyadari, setiap karya tulis yang mereka produksi, lalu kemudian diterbitkan media massa, sehingga beralih status menjadi karya jurnalistik, dibuat adalah untuk pembaca, bukan untuk penulisnya. “Informasinya adalah kepentingan pembaca, bukan kepentingan penulis atau media massa yang menerbitkan. Jangan masukkan opini Anda ke dalam berita yang ditulis. Kalau ingin beropini juga, maka tulislah feature atau artikel,” sebut Musriadi.
Ketua   Pelaksana   Hamdan,   S.Ag  menyampaikan   terima   kasih kepadanarasumber dan  dukungan   kepala madrasah,  atas   terlaksananya kegiatan  pelatihan, termasukdukungan dari guru-guru yang turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan pelatihan ini.  (M.Datuk)

Artikel Terkait
Bupati Tanah Datar Berikan Bantuan Berobat Gratis pada 59 Masyarakat Tanah Datar
Mahkamah Agung RI Bangun Surau dan bantu biaya pendidikan untuk Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum
Luar Biasa, Bupati Tanah Datar di Daulat Lakukan Orasi Ilmiyah di UNP Padang
Artikel Terkini
Simak Rekam Jejak dan Konsepnya! Dosen Senior IPDN "Turun Gunung" Bertarung Jadi Cabup Mamasa 2024-2029
Jet Tempur Sukhoi SU-30 MK2, Pesawat Hercules C-130 Dan Boeing 737-200 Pukau Ribuan pada Makassar International Eight Festival And Forum
Lilik Mardianto Rayakan Ulang Tahun Perkawinan dengan Sumbang Pompa Air untuk Masyarakat Waingapu Sumba Timur
Pos Kewar Satgas Yonif 742/SWY Bersama Puskesmas Weluli Berikan Asupan Gizi Kepada Anak Stunting di Perbatasan RI-RDTL
Santi Ayu Graito Kordinir UMKM hingga Berkembang
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
vps.indonews.id